Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Minggu, 04 Juli 2021 | 09:02 WIB
Produk herbal yang dijual di pasaran (Dok. Dailywell)

Apoteker di Uganda, seperti dikutip dari VOA mengatakan tidak punya banyak pilihan karena obat yang diizinkan untuk penggunaan darurat di negara maju tidak tersedia di negara mereka.

Direktur eksekutif otoritas obat Uganda, David Nahamya menuturkan persetujuan penggunaan herbal itu mengikuti evaluasi ilmiah selama dua minggu tentang keamanan dan kemanjurannya.

Menurut dia, produk herbal ini diformulasikan dari tanaman herbal yang telah digunakan secara tradisional untuk meringankan gejala beberapa penyakit.

"Untuk lebih meningkatkan khasiat obat untuk kegunaan lain, NDA (Otoritas Obat Nasional Uganda) menyarankan produsen untuk melakukan uji klinis terkontrol acak, yang merupakan bukti tingkat tertinggi untuk memastikan klaim pengobatan apa pun," tutur Nahamya.

Baca Juga: Ketahui Dosis dan Syarat Penggunaan Ekstrak Sambiloto untuk Pasien Covid-19

WHO sebenarnya pada Maret lalu berkonsultasi dengan para peneliti di sembilan negara Afrika, termasuk Uganda tentang penggunaan obat tradisional untuk COVID-19. Tetapi, menurut perwakilan WHO di Uganda, Dr. Solome Okware, Covidex tidak termasuk herbal yang dievaluasi.

Okware mengatakan, WHO bekerja sama dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, mengembangkan protokol untuk mengembangkan uji klinik guna menilai klaim pengobatan yang efektif untuk COVID-19.

Menurut dia, penggunaan produk untuk mengobati COVID-19 yang belum diselidiki secara kuat dapat berbahaya bila proses yang semestinya dilakukan tidak diikuti.

Hal senada diungkapkan asisten profesor peneliti di Arizona State University' s Biodesign Center for Immunotherapy, Vaccines and Virotherapy, Jeffrey Langland.

Dia mengatakan, herbal yang tampaknya bekerja untuk infeksi virus lain perlu diuji untuk melihat apakah juga tahan terhadap COVID-19. Dia dan tim telah mempelajari apakah dan bagaimana ramuan tertentu berpotensi digunakan untuk mengobati COVID-19.

Baca Juga: Manfaat Tanaman Kumis Kucing bagi Kesehatan Tubuh

Mereka menguji lebih dari 30 herbal, dan melihat sifat antivirus dan pendukung kekebalan masing-masing tanaman. Hanya saja, mereka masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan hasilnya.

Load More