SuaraSulsel.id - Kesempatan kepada warga negara Indonesia lulusan strata 2 (S-2), strata 1 (S-1), diploma IV (D-IV) dan diploma III (D-III) untuk menjadi CPNS.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 untuk 786 formasi. Akan ditempatkan di unit kerja kementerian, baik di pusat maupun daerah.
Penerimaan itu sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 995 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Kepmenpan RB Nomor 837 Tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Perindustrian Tahun Anggaran 2021.
"Terdapat formasi untuk tenaga dosen, tenaga guru, dan tenaga teknis dalam rekrutmen CPNS tahun 2021 ini. Sejumlah 786 formasi tersebut tersebar di unit kerja Kemenperin, baik di pusat maupun satuan-satuan kerja di beberapa daerah," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo lewat keterangannya di Jakarta, Sabtu 3 Juli 2021.
Untuk tenaga dosen, terdapat 141 formasi yang akan ditempatkan di unit pendidikan Kemenperin, seperti Politeknik STMI Jakarta, Politeknik STTT Bandung, Politeknik AKA Bogor, Politeknik ATI Padang, Politeknik ATK Yogyakarta, dan Politeknik APP Jakarta.
Selanjutnya, Polikteknik ATI Makassar, Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan, Politeknik Industri Logam Morowali, Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, dan Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.
Lalu, sebanyak 32 formasi tenaga guru akan ditempatkan di unit pendidikan di bawah Kemenperin, meliputi SMK-SMAK Makassar, SMK-SMAK Bogor, SMK-SMTI Makassar, SMK-SMTI Banda Aceh, SMK-SMTI Yogyakarta, dan SMK-SMTI Pontianak.
"Selain itu, terdapat 613 formasi tenaga teknis yang tersedia bagi lulusan D-III hingga S-2," jelas Sekjen Kemenperin.
Penerimaan CPNS Kemenperin tahun 2021 ditargetkan dapat merekrut putra bangsa yang memiliki kualitas dan kompetensi untuk berkontribusi mewujudkan sistem birokrasi yang transparan, akuntabilitas, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Baca Juga: Seleksi Calon ASN Pemprov Riau Transparan, Jangan Percaya Calo CPNS
"Diharapkan para CPNS yang diterima dapat mendukung pelaksanaan tugas yang diemban Kemenperin dalam mewujudkan sasaran-sasaran program prioritas industri nasional," ujar Dody.
Seleksi CPNS Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Tahun 2021 telah diumumkan melalui pengumuman Nomor B/124/SJ-IND/KP/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021. Pengumuman tersebut dapat diakses di laman https://rekrutmen.kemenperin.go.id/ .
"Pengumuman tersebut juga memuat informasi mengenai formasi yang dibuka, kriteria pelamar, persyaratan pelamar, tata cara pendaftaran, tahapan seleksi, alur pengadaan CPNS Kementerian Perindustrian, jadwal seleksi, sistem kelulusan, dan ketentuan lainnya," jelas Sekjen.
Tahapan pelaksanaan penerimaan CPNS Kemenperin Tahun 2021 dilakukan secara online maupun offline. Untuk tahun 2021, seleksi administrasi atau validasi dokumen, seleksi kompetensi bidang (SKB) yang terdiri dari psikotes dan wawancara akan dilakukan secara online.
"Sedangkan, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) akan dilakukan secara offline," papar Sekjen.
Adapun pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman https://sscasn.bkn.go.id mulai 30 Juni 2021 hingga 21 Juli 2021 (ditutup pukul 23.59 WIB). Untuk mendaftar, pelamar perlu membuat akun di portal SSCASN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Appi Beri Peringatan Camat-Lurah: Tinggalkan Kebiasaan Santai, Tak Boleh Kerja Seremoni
-
Hore! Pemprov Sulsel Beri Diskon 50% Pajak Kendaraan dan Bebas Denda, Cek Syaratnya
-
Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP
-
BRI Gandeng KPK Cetak Penyuluh Antikorupsi Lewat PELOPOR 2026
-
Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA