SuaraSulsel.id - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, membuka Jambore Remaja 2021 yang dilaksanakan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Sulawesi Selatan di Hotel Celebes Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Senin 28 Juni 2021.
Kamsina mengapresiasi kegiatan yang mengangkat tema "Bersama Kita Cegah Kekerasan dan Perkawinan Anak di Kabupaten Gowa" ini.
Menurutnya remaja merupakan masa depan bangsa yang harus dijaga baik. Dari kekerasan maupun dari perkawinan dini.
"Remaja saat ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia. Generasi yang pada tahun 2045 saat Indonesia memasuki 100 tahun merdeka akan berusia 35-45 tahun. Oleh karena itu pembinaan remaja adalah investasi yang luar biasa," ujarnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan dan Sekitarnya Minggu 27 Juni 2021
Lanjutnya, jumlah generasi milenial yang cukup besar saat ini merupakan potensi yang memerlukan pengelolaan secara terencana, terstruktur, dan sistematis. Agar dapat bermanfaat dan menjadi modal pembangunan kedepan.
Olehnya itu, menurut Kamsina dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai agen perubahan, pelopor dan pelapor kekerasan yang terjadi pada anak dan perkawinan anak.
"Yang hadir pada saat ini saya berharap menjadi pahlawan dalam membantu pemerintah dalam upaya mencegah kekerasan dan perkawinan anak. Pengetahuan yang diterima disini, saya juga berharap bisa disampaikan dan disosialisasikan di daerah masing-masing," harapnya.
Dirinya pun mengingatkan agar selama pelaksanaan kegiatan tersebut tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, mengingatkan pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi, apalagi dengan sudah adanya varian baru yang masuk ke Indonesia, sehingga perlu memperketat kewaspadaan.
Sementara Direktur LBH APIK Sulsel, Rosmiati Sain menyampaikan, kegiatan Jambore Remaja ini akan berlangsung selama tiga hari atau mulai 28 hingga 30 Juni 2021. Kegiatan ini diikuti sebanyak 120 peserta dari perwakilan Forum Anak di tiga daerah, masing-masing Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Pangkep.
Baca Juga: Andi Sudirman Perbaiki Akses Jalan ke Daerah Tujuan Wisata Sulawesi Selatan
"Tujuan dari jambore ini adalah meningkatkan kerjasama dan memaksimalkan jejaring untuk pencegahan atau penghentian kekerasan terhadap perempuan dan perkawinan anak, serta mensosialisasikan Undang-Undang Perkawinan," tambahnya.
Berita Terkait
-
Di Balik Gaun Pengantin, Luka Psikologis Pernikahan Dini
-
Adu Kekayaan AKBP Arisandi vs AKBP Rise Sandiyantanti, Suami-Istri Sama-sama Jabat Kapolres!
-
Profil Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum Blak-blakan Ngaku Fans Agnez Mo di Pernikahan Dini
-
Foto: Banjir Rendam Ratusan Rumah di Makassar
-
3 Rekomendasi Film dan Series Randy Martin, Horor hingga Drama Romantis
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?