SuaraSulsel.id - Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri akan digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Juni 2021.
Munas rencananya akan dibuka Presiden RI Joko Widodo di kawasan Masjid Al Alam Teluk Kendari, dan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan Munas di Hotel Claro.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Hj Nahwa Umar mengatakan, dengan akan dilaksanakannya Munas Kadin, maka Kota Kendari akan kedatangan ribuan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Nahwa melanjutkan, mereka adalah para orang kaya yang ada di Indonesia.
"Ya bisa dibayangkan ada 16 pesawat pribadi yang parkir di Bandara Haluoleo selain pesawat reguler yang selama ini melayani masyarakat Sultra," kata Hj Nahwa Umar kepada telisik.id -- jaringan Suara.com, Kamis (24/6/2021).
Nahwa mengajak masyarakat untuk menerima tamu Munas VIII dengan baik, jangan ada perasaan takut karena pelaksanaan Munas masih dalam sitausi pandemi COVID-19.
Pasalnya, akan dipastikan bahwa seluruh tamu yang datang tidak akan membawa COVID-19.
Tak hanya itu, Nahwa juga mengajak masyarakat agar selama peserta Munas berada di Kota Kendari, jangan dulu ada yang melakukan demonstrasi.
"Kita sangat berharap warga Kendari hadapi mereka dengan senyuman, jangan dululah ada yang demo, supaya orang yang datang itu nyaman untuk berkunjung selanjutnya di Kota Kendari," jelasnya.
Baca Juga: Seminggu Pencarian TKA China yang Hilang Tenggelam di Sungai Konawe Masih Berlanjut
Karena hadirnya peserta Munas Kadin, kata Nahwa, menjadi momentum untuk meningkatkan perekonomian daerah Provinsi Sultra khususnya di Kota Kendari.
"Siapatahu dengan kedatangan mereka lalu menanamkan modalnya di Kota Kendari membangun segala macam sarana, akhirnya Kota Kendari menjadi lebih baik lagi," pungkas Jenderal ASN Kota Kendari ini.
Dihubungi terpisah, Ketua Panitia Lokal Munas VIII Kadin 2021, Suwandi Andi mengatakan, sejauh ini belum ada satupun peserta yang mengkonfirmasi akan hadir menggunakan pesawat pribadi.
Namun Suwandi mengatakan, memang di awal telah disampaikan kemungkinan besar akan dihadiri seluruh pengurus Kadin Provinsi menggunakan pesawat pribadi.
"Dihitung-hitung kurang lebih 15 sampai 16 pesawat," kata anggota DPRD Sultra ini.
Dengan kondisi tersebut, kata Suwandi, tidak memungkinkan semuanya diparkir di Bandara Haluoleo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum
-
Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka
-
Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 11 Polisi Diperiksa Propam
-
Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun