Untuk itu, para orang tua perlu belajar, apa yang harus dilakukan sang anak jika dilecehkan atau direndahkan secara seksual.
Dilakukan Orang Terdekat, DP2A Siap Mendampingi
Kepala UPTD Pusat Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2A) Meysie Papayungan mengatakan angka kekerasan seksual terhadap anak meningkat selama pandemi. Dominan malah dilakukan oleh orang-orang terdekat.
"Seperti di keluarga dan sekolah," ujar Meysie.
Ia mengatakan mudahnya akses informasi melalui internet dengan konten pornografi menjadi salah satu penyebab utama kasus pencabulan. Ditambah jika pelaku memiliki kelainan seksual.
Faktor lainnya adalah latar belakang ekonomi dan kesibukan orang tua. Sang anak pun kurang mendapatkan perhatian.
"Para pelaku pencabulan kebanyakan orang-orang terdekat korban. Baik itu keluarga sendiri maupun di sekolah," ujar Meysie.
Ia mengatakan, pihaknya siap melakukan pendampingan kepada para korban sampai ke ranah pengadilan. Namun, harus dilaporkan terlebih dahulu.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Edy Rahmayadi Wacanakan Lelang Jabatan Kepala Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI dan Pemprov Maluku Utara Kolaborasi Perkuat UMKM dan Ekonomi Desa
-
Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut
-
Detik-detik Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong: Puluhan Rumah Tertimbun Lumpur
-
11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso
-
Polisi Jabar Obrak-abrik 'Passobis' di Sulsel, Begini Respons Ustadz Das'ad Latif