SuaraSulsel.id - Neny Maledak (41) menemukan sesuatu yang tak terduga saat akan merenovasi rumahnya di pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Ia menemukan senjata berdaya ledak tinggi di prlafon rumah saat akan melakukan renovasi.
Entah sejak kapan granat aktif itu ada di plafon rumah tersebut. Ia kemudian melaporkan penemuan ini ke Polsek Kelapa Lima.
Anggota Polsek Kelapa Lima dipimpin Aipda Mick Terru langsung mendatangi lokasi kejadian.
Polisi menghimbau warga maupun pemilik rumah untuk menjauh dari lokasi tersebut.
Saat akan Direnovasi
Awal mula penemuan granat tersebut diketahui Imanuel Banik (53), seorang tukang yang diminta membongkar seng atap rumah milik almarhum Habel Malelak untuk dilakukan perbaikan.
Ketika sedang membongkar, ia melihat sebuah peti yang berisi semacam granat.
Saat itu juga ia langsung memberitahukan kepada pemilik rumah dan menyuruh untuk melaporkan kejadian kepada Polsek Kelapa Lima.
Maselina Rihi Malelak (69), menjelaskan, ia tinggal di rumah tersebut sejak tahun 1961, saat ayahnya almarhum Habel Malelak akan pensiun dari TNI AD tahun 1964.
Almarhum Habel Malelak berdinas di bagian perlengkapan persenjataan dan meninggal dunia pada tahun 1995.
Baca Juga: Beroperasi Sejak 2019, Investasi Bodong Ini Kumpulkan Uang Rp 28 M dari 1.800 Nasabah
Kemudian sekitar tahun 1979, Marselina pindah dari rumah orang tua di lokasi tersebut ke asrama TNI di Kelurahan Kuanino, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Selanjutnya ia tidak mengetahui asal usul tentang keberadaan barang. Namun ia menduga kemungkinan barang temuan tersebut adalah peninggalan orang tuanya yang merupakan seorang purnawirawan TNI.
Beliau meninggal pada tahun 1995. Marselina baru mengetahui keberadaan barang tersebut dari tukang bangunan yang sementara memperbaiki atap rumah tersebut setelah rumah tersebut direnovasi karena badai angin seroja.
Tim penjinak bom (Jibom) dari Satuan Brimobda Polda NTT dipimpin Ipda Yahya ke lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap benda temuan berupa granat tersebut.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti tentang kepemilikan bahan peledak jenis granat tersebut. Diduga granat tersebut disimpan oleh almarhum Habel Malelak yang juga pensiunan anggota TNI AD.
Dari hasil pemeriksaan tim jibom Satuan Brimobda Polda NTT di lokasi kejadian diketahui kalau granat tersebut adalah fragmentasi MK dan hanya tinggal cangkang saja.
Berita Terkait
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Viral Lagi Anak Buruh Tani Asal NTT Juarai Kompetisi Matematika Dunia, Kalahkan 7.000 Peserta
-
Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar