SuaraSulsel.id - Guru mengaji berinisial N di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi karena diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap muridnya sendiri, berinisial MT yang masih berusia 9 tahun.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bulukumba Ajun Komisaris Polisi Bayu Wicaksono mengatakan, peristiwa pencabulan terjadi saat korban pergi mengaji pada Sabtu 1 Mei 2021 lalu.
Kala itu, terduga pelaku N yang mengajar mengaji berbuat cabul dengan cara menyentuh tubuh korban.
"Kata tantenya korban dipegang-pegang. Iya saat lagi mengaji, siang itu kejadiannya," kata Bayu kepada SuaraSulsel.id, Senin 31 Mei 2021.
Kasus ini terbongkar setelah polisi menerima laporan dari tante korban, yakni KM (43 tahun) pada Minggu 16 Mei 2021. Mendapat laporan itu, polisi langsung bertindak dengan melakukan serangkaian penyelidikan.
Hasilnya, pelaku ditangkap di rumahnya. Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, pada Sabtu 29 Mei 2021.
"Kemarin itu kan pelaku diamankan sama pihak Polsek karena ada laporan. Sementara terduga pelaku dititipkan di Polres untuk antisipasi jangan sampai ada kenapa-kenapa kan," jelas Bayu.
Bayu menyebut bahwa kasus cabul yang menimpah MT merupakan yang pertama kali dialaminya. Namun, berdasarkan keterangan dari pelapor bahwa masih ada korban lain yang telah dicabuli oleh pelaku.
"Kalau kata tante korban sih ada korban lain. Makanya, anggota minta tolong untuk dihadirkan juga kalau memang ada korban lain supaya ditambahin keterangannya. Kemarin kita suruh hadirkan juga korban lain yang sudah digituin istilahnya," terang Bayu.
Baca Juga: Setelah Dicekoki Miras, Gadis Belia Kediri Dicabuli Tetangganya Ramai-ramai
Kini pelaku pun telah berada di Mapolres Bulukumba untuk untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Bayu, pelaku masih terus mengelak. Pelaku beralasan tidak sengaja menyentuh bagian vital korban.
"Kalau keterangan dari pelaku katanya hanya tersentuh aja. Tidak sengaja katanya. Tapi tetap kita gali kan keterangan dari korban dan saksinya untuk memastikan," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri Pada 19 Maret 2026
-
Muhammadiyah Lebaran Idulfitri 1447 H Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya
-
Jusuf Kalla Khawatir Kelangkaan BBM di Indonesia Akibat Perang AS - Iran
-
Mekanisme dan Tata Cara Pemesanan Penukaran Uang Melalui Kas Keliling BI
-
Ustadz Das'ad Latif Bagi-Bagi Angpao Saat Tabligh Akbar di Perayaan Cap Go Meh