SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto akan mengevaluasi ribuan tenaga kontrak yang dianggap tidak maksimal kinerjanya.
Danny Pomanto menyebut evaluasi ini dengan resetting. Tenaga kontrak bakal dilebur dalam program yang disebut Laskar Pelangi atau Laskar Pelayanan Publik Integritas.
"Kata itu menjadi kunci, orang yang bisa dipercaya, loyal dan bukan menjadi beban pemerintah Kota Makassar. Maka 8 ribu pegawai kontrak yang terdaftar mau pun tidak kita resetting. Insyaallah mereka akan tes ulang, prinsipnya akan mengurangi beban pemerintah,"ujarnya .
Danny Pomanto juga menyampaikan, perbaikan pelayanan tersebut sama dengan Ketua RT/RW, camat, dan lurah. Semua diresetting kembali.
"Laskar pelangi akan dites di bidangnya. Seperti kebersihan, bidang penegakan hukum dan pendidikan. Hal itu untuk mensosialisasikan konsep pemerintah seperti Makassar Recover. Idealnya pegawai kontrak hanya 5 ribu saja. Karena Kota Makassar punya banyak kendala. Seperti pegawai pensiun tiap tahun, ini gunakan resetting," tutur Danny Pomanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN