SuaraSulsel.id - Lomba lari marathon di China viral di media sosial. C&D Xiamen Marathon 2021 ini seharusnya digelar 3 Januari 2021. Namun panitia menunda hingga 10 April 2021.
Banyaknya peserta membuat lomba lari ini menjadi perhatian luas publik di media sosial. Karena diketahui bahwa Virus Corona pertama kali terdeteksi di China. Kemudian menyebar ke seluruh dunia.
Meski diikuti ribuan peserta dan panitia penyelenggara, semua peserta diharuskan memiliki dokumen hijau kesehatan. Untuk bisa terlibat dalam acara ini.
Mengantongi surat keterangan bepergian selama 14 hari dan melakukan tes asam nukleat. Untuk pencegahan penyebaran Covid-19.
Terlihat panitia dan peserta banyak yang tidak memakai masker. Salah satu bagian dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang diterapkan di berbagai negara.
Liga Super China Akan Dihadiri 30 Ribu Suporter
Tidak hanya lomba lari dengan ribuan peserta, Liga Super China (Chinese Super League/CSL) memutuskan untuk menyediakan tambahan 5.000 tiket untuk laga pembuka musim 2021 demi memuaskan para penggemar.
Mengutip Antara, penjualan tiket untuk pertandingan awal musim, yang akan mempertemukan Guangzhou FC dan Guangzhou City pada Selasa 20 April 2021, sangat positif, menurut media sosial resmi CSL, Weibo.
"Tiket untuk beberapa kategori terjual habis dalam dua hari setelah saluran penjualan dibuka. Kami akan menambah lima ribu tiket untuk dijual," kata CSL.
Baca Juga: Efek Libur Paskah, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Meningkat
Sekitar 30.000 suporter akan diizinkan hadir di Stadion Guangzhou Tianhe untuk menyaksikan laga derbyGuangzhou pertama pada musim baru.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan