SuaraSulsel.id - Bola panas pembangunan Stadion Mattoanging dilemparkan ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel. Dispora Sulsel dinilai paling bertanggung jawab mengenai kelanjutan megaproyek Stadion Mattoanging.
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman belum mau berkomentar banyak, ketika ditanya terkait pembangunan Stadion Mattoanging. Dia justru melempar masalah ini ke Dispora Sulsel.
Termasuk ketika merespons soal pembongkaran dan pembangunan Stadion Mattoanging. Beredar kabar, hasil penjualan besi Stadion Mattoanging tidak masuk ke kas daerah.
"Tanya Dispora. Dispora masih berdiskusi. Saya selalu bilang bottom up. Dari bawah yang buat rumusannya. Sabar dulu," ujar Sudirman, Selasa 13 April 2021.
Kendati begitu, pihaknya akan membahas bersama terkait kelanjutan stadion tersebut. Namun lebih kepada pembahasan internal, untuk menentukan lanjut atau tidaknya proyek itu.
Sementara, Kadispora Sulsel, Andi Arwin Azis mengakui akan ada rapat internal tentang kelanjutan pembangunan Stadion Mattoanging.
"Hanya rapat koordinasi perangkat daerah terkait Mattoanging seperti asisten terkait, Bappelitbangda, BKAD, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta Dispora sendiri," tambahnya.
Kemudian, untuk progres lelang Manajemen Konstruksi (MK) masih berjalan. Dispora Sulsel, diakuinya masih menunggu proses tersebut rampung.
Sementara mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sekarang berubah menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dia mengaku menunggu regulasi tentang persyaratannya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel : 9,6 Koli Vaksin Covid-19 Biofarma Dikirim Hari Ini
Menurut dia, prosedur pengurusan PBG berbeda dengan persyaratan saat mau mengajukan IMB.
"Jadi sambil menunggu regulasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi, sampai saat ini kami belum mengajukan (IMB)," tambahnya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku belum memberikan persetujuan Andalalin terkait kelanjutan pembangunan Mattoanging. Setelah pihaknya meminta evaluasi, belum ada jawaban dari Pemprov Sulsel atas permintaan Pemkot Makassar.
"Yang pasti pemprov sudah sepakat mengikuti prosedur yang diberikan oleh pemkot. Dari sisi ini, kami sudah sepaham. Apalagi Andalalin ini juga berkaitan dengan Amdal nantinya," tambahnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN