SuaraSulsel.id - Bupati Konawe Utara Ruksamin mengatakan telah memesan mobil listrik. Untuk digunakan sebagai kendaraan dinas.
Bupati yang terpilih untuk periode kedua ini mengaku akan menggunakan mobil listrik setelah dilantik bulan April mendatang.
Bahkan dirinya mengklaim akan menjadi bupati pertama di Sulawesi Tenggara yang akan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas.
“Saya sudah pesan, dan akan saya gunakan saat pelantikan nanti,” tuturnya Ruksamin saat memberikan sambutan di acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus Daerah JMSI Sultra, Rabu (24/3/2021).
Mengutip dari telisik.id -- jaringan Suara.com, alasannya Ruksamin ingin menggunakan mobil listrik, adalah menyampaikan pesan bahwa mobil yang akan digunakannya tidak lagi menggunakan Bahan Bakar Minyak atau BBM.
Tapi menggunakan aki. Aki ini terbuat dari nikel. Sedangkan untuk mendapatkan nikel sumbernya ada di Kabupaten Konawe Utara.
“Jadi saya ingin sampaikan pesan kepada kita semua, bahwa Konawe Utara adalah daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia. Jika mobil listrik telah digunakan, maka industri nikel di Kabupaten Konawe Utara juga akan berdiri. Dan Ini akan membawa daerah Konawe Utara menjadi daerah maju,” ungkap Bupati Ruksamin.
Dia mengatakan, Pemda Kabupaten Konawe Utara telah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk menjadikan Kabupaten Konawe Utara kawasan industri pertambangan.
Sebab Konawe Utara memiliki deposit nikel yang sangat besar di Provinsi Sulawesi Tenggara. Daerah yang dipimpinnya memiliki cadangan nikel terbesar yakni 47 persen, dari seluruh cadangan nikel yang ada di Indonesia.
Baca Juga: Elon Musk Siap Menutup Pabrik di Shanghai, Jika ...
Pemerintah pusat melalui Presiden RI Joko Widodo juga telah merespons positif, dengan menetapkan Kabupaten Konawe Utara menjadi kawasan industri strategis. Tepatnya di Kecamatan Motui dan Langgikima.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya