"Beliau itu jalan dalam kondisi medan yang rintangannya lumayanlah. Di medan bebatuan," katanya.
"Semangat beliau dalam menjaga keseimbangan itu luar biasa. Di situ sempat diperhatikan sama teman-teman, bahwa ini Oppa yang umurnya sudah rentan begini masih sanggup. Walaupun kadang dia pakai tongkat," sambung Agustinus.
Meski begitu, Agustinus mengaku tidak mengetahui betul bagaimana sebenarnya kehidupan Herman Lantang. Semua ini dikarenakan proses kebersamaan Agustinus dengan Herman Lantang terbilang cukup singkat.
"Saya mengenal almarhum itu tidak lama, tidak terlalu banyak. Soal bagaimana kehidupan beliau, paling yang bisa saya cerita yang terakahir di Makassar tahun 2013. Itu saya bersama dengan dia dengan usia yang sudah renta, tapi semangatnya luar biasa," tutur Agustinus.
Kata dia, orang yang paling dekat dengan Herman Lantang adalah Ketua Yayasan Garuda Indonesia, Ully Hary Rusadi bersama suaminya. Selaku orang yang memperkenalkan Herman Lantang dengan Agustinus.
"Saya mengenal beliau itu dari Bunda Ully dan Pak Wiro itu. Bisa dekat dengan dia kan. Tapi untuk mengetahui sampai detail saya tidak bisa, karena tidak lama sama Pak Herman Lantang," jelas Agustinus.
Karena itu, setelah mendapat kabar mengenai Herman Lantang telah tutup usia, Agustinus pun mencoba menghubungi Ully. Untuk mengetahui mengetahui informasi terkait Herman Lantang.
"Tadi saya coba konfirmasi, cuma mereka lagi sibuk buat pemakaman almarhum (Herman Lantang). Saya juga kurang tahu di mana mau dimakamkan. Tadi saya belum dapat informasinya soal rencana pemakamannya di mana. Saya juga tidak dapat informasinya beliau meninggal karena sakit apa atau apa?," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Baca Juga: Teman Soe Hok Gie, Herman Lantang Disemayamkan di Rumah Duka Harapan Kita
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring