SuaraSulsel.id - Pekerja migran asal Sulawesi Selatan (Sulsel) disebut terjangkit virus corona varian baru atau B117. Warga tersebut sempat diisolasi di Jakarta.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan Sulsel Nurul AR mengatakan, data pasien masih dirahasiakan. Kementerian Kesehatan RI pun telah melakukan tracing ke beberapa orang yang pernah kontak erat.
"Sebetulnya tidak usah dibesar-besarkan. Karena yang pernah kontak dengan pasien negatif semua," ujar Nurul, Rabu 17 Maret 2021.
Awalnya, pekerja migran ini pulang dari Arab Saudi. Saat tiba di Bandara Jakarta, dilakukan tracing karena dari luar negeri.
Saat dilakukan tracing, warga asal Sulsel itu dinyatakan positif. Kemudian diisolasi dua pekan.
Saat ini, kata Nurul, hasil testingnya juga sudah negatif. Yang bersangkutan sudah dipulangkan ke Makassar.
Pihaknya pun telah melakukan tracing ke beberapa kontak erat dari pekerja migran tersebut. Bahkan hasil sampel pemeriksaannya dikirim langsung ke Kemenkes untuk memastikan semuanya betul-betul bersih.
"Kayaknya dua minggu lalu sudah pulang itu. Tetapi sudah dalam kondisi negatif. Harus dipastikan tak ada penularan, sebelum dipulangkan ke Makassar," tegasnya.
Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku pintu masuk Sulsel kembali diperketat. Apalagi, yang berasal dari luar negeri.
Baca Juga: Selain AstraZeneca, Benarkah Vaksin Pfizer Juga Sebabkan Pembekuan Darah?
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola bandara dan pelabuhan. Mereka yang masuk Sulsel wajib menunjukkan hasil tes PCR.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP
-
Kisah Daeng Raba, Penjual Balon yang Merasakan Dampak MYP Sulsel
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat
-
Seperdua Gunung Lakawan Enrekang Hangus Terbakar, Petugas Terkendala Tebing Terjal