SuaraSulsel.id - Jalan Poros Pattallassang Gowa - Antang Makassar yang viral di beberapa media sosial karena rusak atau berlubang sangat meresahkan masyarakat. Kondisi ini turut menjadi perhatian Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gowa, Bupati Adnan meminta SKPD aktif mengkomunikasikan kondisi terkini dengan Pemerintah Provinsi Sulsel.
"Jalan yang bermasalah ini memang masuk dalam kategori jalan provinsi. Tugas kita di Pemda aktif untuk mengkomunikasikan dengan Pemprov Sulsel agar ada solusi terhadap kondisi yang terjadi sekarang," jelas Adnan, Senin 8 Februari 2021.
Hal senada disampaikan Plt Kadis PUPR Kabupaten Gowa, Rusdy Alimuddin.
"Kami telah melakukan pengecekan di lapangan lokasi jalan berlubang yang viral dan masuk di wilayah kewenangan provinsi," jelasnya.
Lebih lanjut Rusdy mengemukakan kalau pihaknya telah menyiapkan persuratan untuk dikirim ke Pemprov Sulsel.
"Sesuai instruksi Pak Bupati kami diminta untuk aktif menginformasikan kondisi terkini dengan pihak Pemprov Sulsel. Sehingga kami menyiapkan persuratan secara resmi untuk melaporkan kondisi terkini di jalanan tersebut. Bahkan bukan hanya terkait jalan yang berlubang namun juga terkait banjir," jelas Plt Kadis PUPR Kabupaten Gowa.
Sebagaimana yang viral di medsos jalan berlubang ini berlokasi di Kecamatan Pattallassang arah ke Paccelekang dan Maros (batas Makassar dengan Maros) serta menuju arah Pakkatto (Billaya). Begitupun dengan Jalan HM Yasin Limpo ada beberapa jalanan berlubang.
Sebagai informasi tambahan yang termasuk dalam kategori jalan provinsi mulai perbatasan Makassar-Tun Abdul Razak hingga Bundaran Samata, terus ke Jalan HM Yasin Limpo (depan UIN) hingga perempatan ke Lapangan Golf.
Baca Juga: Update Vaksinasi Sulsel : 28.219 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin
Kemudian belok kiri ke Paccelekang, Makassar, Maros dan belok kanan ke arah Bilayya tembus Pakkatto merupakan jalan provinsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar