SuaraSulsel.id - Seorang kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua tewas tertembak di Hitadipa, Intan Jaya, Kamis 4 Februari 2021.
Aksi kontak tembak sebelumnya terjadi antara Satgas Pamrahwan Yonif 400/BR pagi tadi dengan kelompok KKB Papua.
Kepala Penerangan Kogabwilhan lII, Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan kejadian tersebut.
“Seorang diantara mereka (KKB Papua) tewas tertembak. Dia sudah lama kita incar. Jenazahnya ada, bersama peralatannya, tapi kan belum aman diambil,” kata Suriastawa, kepada kabarpapua.co -- jaringan suara.com
Hingga berita ini disiarkan, belum diketahui situasi di wilayah itu pasca baku tembak TNI dengan KKB Papua
Diberitakan Antara, kontak tembak terjadi di Hipadipa, Kamis pagi antara anggota Yonif 400/BR di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
"Menewaskan satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB)," kata Komandan Korem 173 PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BRI Imbau Nasabah Rutin Bertransaksi agar Rekening Tetap Aktif dan Aman
-
Lukisan Cadas Tertua di Muna Diusulkan Jadi Ikon Museum Sulawesi Tenggara
-
Lebih 50 Ribu Warga Makassar Mulai Terdampak Kekeringan
-
Selvi Ananda Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager Sulsel
-
Jukir di Makassar Pukul Pengendara Karena Cuma Bayar Parkir Rp2.000