SuaraSulsel.id - 15 anak muda asal Papua yang menjalani seleksi pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dinyatakan lulus. Bersama sejumlah anak muda dari seluruh Indonesia, mereka akan menempuh pendidikan intelijen.
Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara. Kampusnya terletak di daerah Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Mengutip dari KabarPapua.co -- jaringan suara.com, 15 putra dan putri asli Papua tersebut akan mengikuti pendidikan di STIN selama 4 tahun.
Setelah lulus kuliah di STIN, Taruna-Taruni akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Tahapan yang dilalui yakni tes administrasi, tes potensi akademik, psikotes, tes kesehatan jiwa, tes kesehatan, tes wawancara, dan pantukhir.
Dalam seleksi para taruna STIN sama dengan seleksi calon taruna di Akpol, Akmil dan taruna lainnya. Maka kesempatan yang bagus bisa diikuti oleh para muda-mudi Papua, untuk mempersiapkan diri dari sekarang.
Ini merupakan penghargaan untuk memberikan motivasi kepada putra putri Papua lainnya, agar bisa meraih cita-cita yang diinginkan dan dapat membanggakan diri sendiri maupun keluarga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Ustadz Das'ad Latif Bagi-Bagi Angpao Saat Tabligh Akbar di Perayaan Cap Go Meh
-
PT Grand Puri Indonesia Bantah Terlibat Dugaan Penyerobotan Tanah di Samping Hotel
-
Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh