SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah akhirnya berhasil divaksinasi, setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat pada pekan lalu.
Usai divaksinasi Nurdin mengaku tidak merasakan efek samping sama sekali setelahnya.
"Tidak ada rasa sama sekali. Hanya kayak digigit semut saja," kata Nurdin usai divaksin di RSKD Dadi, Jumat (22/1/2021).
Nurdin mengatakan masyarakat tak perlu risau. Vaksin adalah satu-satunya solusi untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di dunia.
Pemprov sendiri menarget vaksinasi untuk nakes di Sulsel bisa rampung pada akhir Maret mendatang. Seluruh data klinis nakes sudah siap.
Hanya saja, kata Nurdin, vaksinasi sedikit lelet karena aplikasi untuk menginput data penerima vaksin bermasalah. Dinkes sudah mengajukan diskresi kepada Kementerian Kesehatan soal ini.
"Ya memang (terlambat) karena soal aplikasi yang menjadi hambatan, tapi kita sudah komunikasikan dengan kementetian kesehatan dan juga ada diskresi dari Dinkes," bebernya.
Diketahui, Sulsel kembali menerima tambahan vaksin jenis sinovac sebanyak 52.360 dosis, Kamis kemarin. Sebelumnya, 66.640 vaksin juga sudah diterima pada awal Januari lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan vaksin tersebut untuk sementara disimpan di Kantor Dinkes Sulsel sebelum didistribusi ke daerah. Sasarannya masih tenaga kesehatan yang sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Covid-19 Dipasangi Chip 5G?
"Kita masih sasar tenaga kesehatan, karena mereka kan prioritas. Untuk vaksinasi nakes itu kita target selesai sampai bulan dua," tuturnya.
Sejauh ini, vaksinasi covid-19 terus berjalan. Ketua IDI Sulsel ini meluruskan terkait data nakes yang menolak divaksin. Ia menegaskan, Kementerian Kesehatan sudah mengganti format penulisan menolak menjadi berhalangan.
Berhalangan kata Ichsan, artinya nakes tersebut tidak memenuhi syarat untuk divaksin. Misalnya punya penyakit comorbid, pernah positif covid-19, dan ada anggota keluarga yang sedang terpapar virus.
"Itu sudah diubah sama Menkes, menolak jadi berhalangan, kalau berhalangan berarti tidak bisa, kalau pending berarti menunggu," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bupati Enrekang Gabung Gerindra, Ketua Nasdem Sulsel: Jangan Lupa Diri
-
Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
-
APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat