SuaraSulsel.id - Sore ini gempa bumi kembali terjadi Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sebelumnya sekitar Pukul 12.11 Wita juga terjadi gempa susulan M 4,2.
Data BMKG menyebut peristiwa terjadi Senin, 18 Januari 2021 Pukul 17.29 Wita. Lokasi 2.49 LS - 118.89BT 11 Km barat laut Majene, Sulawesi Barat. Gempa kembali terjadi pada kedalaman 16 Km.
Sejak tanggal 14 Januari sampai sore ini telah terjadi 39 kali gempa susulan.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tadi sore ini memiliki parameter update dengan magnitudo M= 3,5 SR. Lebih rendah dari gempa siang tadi.
Sebelumnya, Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Darmawan mengatakan, gempa pada Pukul 12.11 Wita, menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,91 LS dan 118,99 BT, atau tepatnya berlokasi pada jarak 16 km Timur Laut Majene, Sulawesi Barat. Pada kedalaman 10 km.
Jenis dan Mekanisme Gempa Bumi
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Akibat aktivitas patahan naik Mamuju (Mamuju Thrust Fault).
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Malunda III MMI. Getaran seakan-akan ada truk lewat, Mamuju II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang).
Gempa bumi ini masih termasuk ke dalam gempa bumi susulan dari gempa utama Magnitudo 6,2. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Baca Juga: Dirreskrimsus Polda Sulsel Kaget Lihat Rumah Sakit Batua Makassar Penuh Air
Rekomendasi
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," kata Damawan.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu