SuaraSulsel.id - Jenazah Korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Kota Makassar Sulawesi Selatan atau Sulsel, Ricko Mahulette (32), diserahkan kepada pihak keluarga.
Penyerahan jenazah berlangsung di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Humas Bandara Sultan Hasanuddin, Irwan membenarkan hal tersebut.
Ia mengatakan bahwa jenazah Ricko diterbangkan dari Jakarta dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dengan menggunakan pesawat Batik Air nopen ID 6236 ETA.
Kedatangan jenazah pada Sabtu (16/1/2021), pukul 11.50 Wita. Selain jenazah, juga terdapat perwakilan keluarga yang mendampingi.
"Jenazahnya tiba tadi. Di Terminal Kargo Bandara Sultan Hasanuddin," kata Irwan dalam keterangan tertulisnya yang diterima SuaraSulsel.Id.
Setelah tiba di Makassar, jenazah Ricko kemudian dijemput pihak keluarga dan sejumlah rekan serta kerabatnya.
Agar dapat segera dibawa ke rumah duka yang terletak di Jalan Puri Asri Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar guna prosesi doa.
"Pihak terminal kargo langsung menyerahkan ke pihak keluarga yang menjemput dan dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka," kata Irwan
Baca Juga: Basarnas Serahkan 17 Kantong Mayat Korban Sriwijaya Air
Jenazah Ricko berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri setelah mengambil sampel DNA pihak keluarga korban.
Ricko adalah salah satu korban pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak di Kepulauan Seribu, pekan lalu. Setelah lepas landas 4 menit dari Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang menuju kota Pontianak.
Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri dari 6 kru, 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.
Hingga Jumat petang Tim DVI Polri telah menerima 155 kantong jenazah. Adapun jumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi sebanyak 17 orang.
Ke-17 jenazah tersebut yakni atas nama Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Mia Trasetyani, Yohanes Suherdi, Pipit Priyono, Supianto, Toni Ismail, Dinda Amelia, Isti Yudha Prastika, Putri Wahyuni, dan Rahmawati.
Kontributor : Muhammad Aidil
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
Daftar Lengkap Promo Buka Puasa 45 Hotel dan Restoran di Makassar, All You Can Eat Mulai 49K