"Hahaha itu cara jawabnya ya. Itu cara meninggikan diri tanpa terlihat sombong ya pak. Jadi Anda mau katakan, untuk yang meragukan Fisika Nuklir ITB memimpin mengenai Kemenkes itu pandangan kekhawatiran yang wajar atau seperti apa," tutur Najwa.
Budi menilai, pandangan publik yang khawatir dengan latar belakang pendidikan Budi tak sesuai dengan bidang kesehatan merupakan pandangan yang wajar.
Ia mengaku pernah mengalami hal serupa saat didapuk menjadi Direktur Utama Bank Mandiri. Seorang lulusan Fisika Nuklir ITB justru menjadi orang penting di bank plat merah.
"Saya rasa wajar. Waktu jadi Dirut Bank Mandiri juga banyak yang bertanya, kenapa lulusan ITB bisa jadi Dirut bank terbesar?" ungkap Budi.
Budi menjelaskan, meskipun latar belakangnya tidak sesuai dengan bidang yang ia pimpin, namun ia bekerja dalam sebuah sistem.
"Kita kerja enggak sendiri, tapi dengan sistem. Di Kemenkes ada banyak dokter, selama saya bisa merajut, memanfaatkan keahliannya, mengarahkan jalannya kemana InsyaAllah harusnya bisa. Yang melakukan pekerjaan mereka, bukan saya," papar Budi.
Simak video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar