SuaraSulsel.id - Politikus senior Amien Rais memberikan komentar pedas kepada Menkopolhukam Mahfud MD. Karena membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI).
Kritik Amien pun mendapatkan respons dari Politikus PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul. Ruhut memperingatkan Amin untuk hati-hati berkomentar.
Pada akun Twitter pribadinya, Ruhut meminta kepada Mahfud MD selaku Menkopolhukam agar berhati-hati, terkait komentar pedas yang terlontar dari eks Politikus PAN tersebut.
Ia menilai, bahwa Amien Rais itu tak menghiraukan jabatan yang saat ini diemban Mahfud MD selaku Menkopolhukam.
Di akun Twitter pribadinya itu, Ruhut mengungkapkan, Amien Rais yang selalu merasa tokoh politik di Indonesia itu, dinilai tak pantas untuk dicontoh.
Sebab, Amien Rais dengan gagahnya masih berani melakukan ancaman kepada rekan yang masih satu keyakinan.
"Amien Rais geram hati-hati ya Mahfud, lupa ya beliau Menkopolhukam, mau kemana Kita kalau merasa Tokoh, kok masih mengancam rekan sekeyakinan," katanya dikutip Suarabogor.id dari cuitan Twitter pribadinya Ruhut, Jumat (1/1/2021).
Namun, ia sangat bersyukur atas tindakan tegas diambil Pemerintah Joko Widodo, dengan membubarkan organisasi yang dipimpin Habib Rizieq Shihab tersebut.
"Tapi Kita bersyukur pemerintahan Pak Joko Widodo Presiden RI bertindak tegas, majulah Negara Indonesia tercinta MERDEKA," tegas Ruhut.
Baca Juga: Semprot Keras Amien Rais, Muannas: Di Partai Sendiri Saja Anda Tersingkir!
Diberitakan sebelumnya, Amien Rais memberikan komentar pedas atas sikap pemerintah melalui Menko Polhukam, Mahfud MD yang membubarkan Front Pembela Islam atau FPI.
Melalui video bertajuk "Pembubaran FPI: Penghancuran Demokrasi Oleh Rezim", Amien Rais menyentil tindakan pemerintahan Jokowi tersebut dengan tindakan biadab yang dilakukan penguasa Mesir, Firaun.
"Nah dalam hal ini saudara-saudara, ini wanti-wanti saya kepada Pak Jokowi bahwa ketika Firaun mengganas di Mesir, biadab sekali, ada seorang iman yang mengingatkan, Hei Firaun dan konco-konconya (teman-temannya--Red) kamu jangan biadab, jangan membunuh orang semau-maumu, nah dia dikejar-kejar," terang Amien Rais seperti dikutip Suara.com.
Pengungkitan sosok Firaun itu disampaikan oleh Amien Rais usai membahas keputusan pemerintah soal pembubaran FPI yang menurutnya teramat dahsyat.
Menurutnya, langkah itu menandakan pemerintahan Jokowi menghabisi demokrasi.
"30 Desember kemarin ada peristiwa yang dahsyat lagi yakni FPI dibubarkan dengan SKB 3 menteri dan badan-badan tinggi lainnya. Jadi yang tandatangan surat keputusan bersama itu adalah Mendagri, Menkominfo, Menkumham, kemudian lainnya ada Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BNPT," kata Amien Rais.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Kali Wanggu Meluap, 317 Warga Kendari Terpaksa Mengungsi ke Tenda Darurat
-
Air Laut Pasang dan Hujan Deras Rendam Bone: 2 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Andi Sudirman ke Lokasi Banjir Bone, Serahkan Bantuan Rp1 Miliar
-
Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung
-
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?