SuaraSulsel.id - Penemuan benda mirip rudal atau senjata terpedo di Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar viral.
Mengutip dari Media Selayar, informasi di lapangan disebutkan benda asing mirip terpedo tersebut bukan peluru kendali. Namun merupakan alat pendeteksi bawah laut yang dinamakan Sea Glider atau kapal peluncur bawah laut.
Informasi berkembang kalau benda tersebut bertugas melakukan pendataan bawah laut atau semacam drone laut.
Dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi laut. seperti suhu, salinitas, dan arus laut. Kemudian datanya dikirim melalui pancaran satelit setiap kali benda naik ke permukaan.
Data yang berhasil dikumpulkan di dasar laut kemudian dikirim melalui satelit ke pusatnya.
Benda ini disebut milik negara luar. Namun belum dipastikan dari negara mana, namun kuat dugaan kalau benda ini milik China.
Benda pendeteksi ini disebut tidak berbahaya dan tidak meledak. Seperti yang dikhawatirkan sebelumnya. Benda ini dikendalikan melalui satelit dan tanpa awak.
Isi dalam benda tersebut kebanyakan baterai litium dan peralatan digital serta alat sensor.
Informasi diperoleh di lapangan, benda ini telah dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar China di Indonesia sebagai milik mereka. Dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian salah satu Universitas di China.
Baca Juga: Wisata Bawah Laut Indonesia Dinobatkan Jadi yang Terbaik di Dunia
Benda tersebut tidak meledak dan tidak berbahaya. Namun dimanfaatkan sebagai alat penelitian dan pencarian data.
Kedubes China untuk Indonesia disebut telah melakukan koordinasi ke Pemerintah Indonesia.
Benda tersebut masih diamankan di kantor Koramil 03 - 1415 Kepulauan Selayar dan terlihat lampu LED merah yang melengket di benda tersebut masih menyala dan aktif.
Ditemukan Nelayan
Saehuddin, nelayan asal Desa Majapahit, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar menemukan benda asing. Menyerupai rudal.
Benda asing tersebut terbuat dari aluminium dengan dua sayap di sisi kiri dan kanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes