SuaraSulsel.id - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyediakan pelayanan Rapid Test Antibodi dan Antigen di lokasi yang berbeda. Untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada calon penumpang.
Rapid Test Antibody berada di area keberangkatan dan rapid test antigen berada di Basement Terminal. Petugas melayani pukul 06.00 sampai 18.00 Wita.
Sebelumnya, lokasi Rapid Test Antigen berdekatan dengan lokasi Rapid Test Antibody.
“Demi kenyamanan calon penumpang dan agar tidak terjadi penumpukan, kami pisahkan tempat layanan rapid test antibodi dan antigen. Calon penumpang dan penumpang transit kami utamakan. Kami juga menghimbau untuk melakukan rapid test antigen 1 hari sebelum jadwal keberangkatan,” ujar Wahyudi, General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Kamis (24/12/2020).
Biaya Rapid Test Antibody Rp 85.000,- berlaku untuk calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dari dan ke; atau antar bandara di luar Pulau Jawa dan Bali.
Sedangkan biaya rapid test antigen Rp 175.000,- berlaku untuk calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dari dan ke; atau antar bandara di Pulau Jawa.
Wahyudi menambahkan, ada beberapa penumpang transit yang memang di daerah asal tidak tersedia fasilitas rapid test antigen.
"Sehingga kami bantu dengan adanya layanan rapid test antigen di bandara untuk memberi kemudahan,” katanya.
Bandara juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menyediakan pelayanan Rapid Test Antigen gratis di area parkir kedatangan. Guna meringankan biaya pengeluaran serta meningkatkan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan udara melalui Bandara Sultan Hasanuddin.
Baca Juga: Wisatawan Mau ke Puncak Bogor Diusir Tak Bawa Surat Rapid Test Antigen
Layanan ini melayani hari Senin - Jumat mulai pukul 10.00 WITA - selesai terbatas hanya untuk 100 orang per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Mantan Bupati Konawe Utara Diperiksa Kejagung Terkait Izin Tambang di Hutan Lindung
-
Surat Lusuh Warga Sinjai Minta Beras dan Garam, 7 Hari Tak Makan Nasi Anak Sakit
-
Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja
-
Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030 Raih Suara Terbanyak MWA
-
Gubernur Sulsel dan 2 Menteri Tidak Hadiri Pemilihan Rektor Unhas