Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan Students Paper Presentation dari para peserta.
Kegiatan Students Paper Presentation ini terbagi dalam beberapa ruang virtual zoom meeting sesuai dengan tema paper yang para peserta kumpulkan.
Kegiatan dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas baik dalam maupun luar negeri.
Sesuai jadwal kegiatan, konferensi ini berlangsung hingga, Selasa (24/11) dimulai dengan Students Paper Presentation dalam Parallel Session dan dilanjutkan dengan Plenary Session.
Adapun pembicara dalam Plenary Session yakni Muhammad Setywan W. (Suleyman Demirel Universitesi, Ispata, Turkey), Yusril Nurhidayat (New York University Abu Dhabi UEA), Nicholas Gustiawan (Universitas per stranieri di Perugia, Italia), Riska Islamiyah (Hasanuddin University, Indonesia), Rania Zhahira (Khatolieke Universiteit Leuven, Belgium).
Workshop Pre Event
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin berkolaborasi dengan Pusat Riset Mahasiswa (PRISMA) Fisip Unhas menggelar Workshop Internasional Academic Writing yang merupakan Pre-Event Hasanuddin Global Student Conferences on social and political sciences (HGSC) 2020.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.00 WITA secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di kanal Youtube Fisip Unhas, Minggu 22 November 2020.
Andi Ahmad Yani, Lecturer of Hasanuddin University dan Nor Azura Binti A. Rahman, School of International Studies Universiti Utara Malaysia hadir sebagai pembicara pada kegiatan Workshop kali ini.
Baca Juga: Ahmad Riza Patria Penuhi Panggilan Polda Terkait Kerumunan di Petamburan
Kegiatan dibuka Wakil Dekan 1 Bidang Akademik, Riset dan Inovasi, Sukri.
Dalam sambutannya, Sukri menegaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi peserta dalam hal bidang kepenulisan akademik dan mempererat hubungan antar mahasiswa secara internasional.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari Nor Azura Binti A. Rahman selaku pembicara pertama.
Dalam materinya, ia menjelaskan secara komprehensif tentang konsep dan prinsip daripada penulisan akademik, bagaimana output, tipe-tipe penulisan, dan elemen kunci dalam penulisan akademik yang baik.
Ia pun menjelaskan mengenai petunjuk untuk memulai proses penulisan secara sistematis, strategi untuk mencapai aliran ide dan argumen yang kohesif dan terorganisir secara logis, masalah umum dalam penulisan akademik yang dibuat oleh penutur bahasa Inggris non-native, serta integrasi dan dokumentasi referensi / sumber kutipan.
Sebelum mengakhiri pemaparan materinya, Azura memberikan closing statement, yakni “Even if you are in Indonesia or Malaysia, there will be future generations. They should take care of each other and advise accordingly to what we feel for our own generation, wherever you are.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar