SuaraSulsel.id - Selain menandatangani kerjasama dengan Institut Pendidikan Tinggi Islam dan Pesantren, Universitas Islam Makassar (UIM) juga menandatangani MoU dengan PT Timurama Jaya Lestari Jakarta.
Penandatanganan dilakukan Rektor UIM, A Mazdah M Zain dan CEO PT Timurama Jaya Ahmad Faisol, disaksikan WR V UIM Prof Arfin Hamid di Auditorium KH Muhyiddin Zain, UIM.
PT Timurama Jaya merupakan perusahaan penyaluran tenaga kerja luar negeri, khususnya Timur Tengah, di sektor kesehatan.
Dengan adanya kerjasama tersebut memungkinkan alumni Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UIM yang memenuhi standar untuk menjadi bidan dan perawat di Timur Tengah.
"Sejak 2018 kami mengantongi rekomendasi resmi dan telah mendistribusikan tenaga kerja kesehatan di Uni Emirat Arab, Saudi, Kuwait, dan Qatar dengan gaji paling standar Rp 20 juta per bulan," jelas Faisol, Kamis (5/11/2020).
Timurama Jaya juga akan memastikan alumni FIK UIM dapat dengan cepat memiliki keterampilan dan pengetahuan, serta bahasa yang dibutuhkan.
Menghasilkan alumni sebagai tenaga kebidanan dan keperawatan profesional berstandar internasional dan dibutuhkan pasar kerja luar negeri, memang menjadi visi Dekan FIK UIM dr Marhaen Hardjo M Biomed.
Menurut Kabag Humas dan Kerjasama UIM dr Wachyudi Muchsin, upaya yang dilakukan FIK UIM sebagai bentuk terobosan Dekan FIK UIM.
“Dimana Alumni FIK UIM bisa langsung kerja di luar negeri,” pungkas dokter Yudi.
Baca Juga: Terapkan usai Pandemi, Tips Liburan ke Luar Negeri dengan Budget Terbatas
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan