SuaraSulsel.id - Aktivitas penerbangan domestik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada periode September 2020 mengalami penurunan 2,54 persen.
Dari Agustus ke September 2020, penurunan aktivitas penerbangan domestik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar yakni dari 488.538 penumpang menjadi 230.064 orang.
“Kalau secara persentase itu 2,54 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah di Makassar, Senin (2/11/2020).
Yos mengatakan, selama September 2020 tidak ada penumpang internasional yang datang, berangkat, dan transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Kondisi tersebut, kata dia, dikarenakan kebijakan beberapa negara yang melarang penerbangan internasional di tengah situasi global yang masih diliputi kecemasan. Karena belum ditemukannya obat ataupun vaksin Corona Virus Disease (Covid-19).
Yos mengatakan, aktivitas penerbangan domestik bisa meningkat atau turun karena adanya pelonggaran kebijakan pada penerbangan. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
"Untuk penerbangan kita sejak dilonggarkan beberapa bulan lalu itu, aktivitas penerbangan penumpang fluktuatif, kadang naik dan kadang turun," katanya.
Untuk jumlah penumpang domestik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang datang (arrival) pada bulan September 2020 adalah 230.064 orang atau mengalami penurunan
sebesar 2,54 persen dibandingkan dengan jumlah pada Agustus 2020 sebanyak 236.057 orang
Sementara jika membandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya mengalami penurunan sebesar 46,00 persen atau dari 230.064 orang pada September 2020 berbanding 426.031 orang pada September 2019.
Baca Juga: Alhamdulillah! Umrah Sudah Boleh, 253 Jemaah Berangkat dari Bandara Soetta
Untuk jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada September 2020 berjumlah 129.778 orang atau mengalami penurunan 3,19 persen dibandingkan dengan jumlah pada bulan September 2020 (134.060 orang). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Bupati Barru dan Sidrap Diperiksa Kasus Proyek Bibit Nanas, Kejati Sulsel Kejar Aktor Intelektual
-
Profil Hery Susanto Ketua Ombudsman RI yang Ditangkap Karena Korupsi
-
Tika Bravani dan Teuku Rifnu Wikana Bintangi Film Akal Imitasi, Angkat Realita Kecerdasan Buatan
-
Nongkrong di Warkop, Napi Korupsi Asal Sultra Langsung "Dibuang" ke Nusakambangan
-
KALLA Respons Rencana Aksi di Makassar: Dukungan Jangan Lewat Unjuk Rasa