SuaraSulsel.id - Artis Arie Untung ikut mengecam pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Arie mengumpulkan koleksi tas mahal dari negeri tersebut.
Berapa pun harganya, gak akan dia pakai. Sebagai bentuk kecaman terhadap Emmanuel.
Arie mengaku, karena pernyataan presiden Prancis yang menghina nabinya, maka ‘kasta’ barang-barang mahal itu langsung jadi paling rendah.
Menurut Arie, merek-merek recehan itu gak layak ada di lemarinya.
Tas-tas pun dikeluarkan dari lemarinya. Diletakkan depan lemari di atas lantai.
Dikutip dari terkini.id—jaringan suara.com, melihat postingan Arie Untung, banyak netizen yang menilai langkahnya belum cukup.
Langkah yang dilakukan Arie itu belum cukup membuktikan bahwa dia benar-benar membuang tasnya.
Salah satu netizen, Rizke Senduk di media sosial, menantang Arie untuk tidak cuma menaruh barang Prancis itu ke lantai. Tapi juga merusaknya dengan silet, dan ditunjukkan ke media sosial.
Berikut postingan Ricke Senduk:
Baca Juga: Mahathir Mohamad: Umat Muslim Punya Hak untuk Bunuh Jutaan Orang Prancis
BERANI TERIMA TANTANGAN?
Arie Untung, bilang di IG.. brand brand Perancis itu berapa pun harganya gak akan mereka pakai.
Katanya juga, ‘kastanya’ langsung jadi paling rendah..
Brand brand Recehan itu gak layak ada di lemarinya.
Tas tas dikeluarkan dari lemarinya. Diletakkan di depan lemari di lantai beralaskan parket..
Karena sudah anggap itu barang receh, kastanya sudah jadi paling rendah dan gak bakal dipakai lagi, harusnya diinjak injak dulu.. Lalu bawa ke tempat sampah dan disiram air got. Tokh sudah gak bakal dipakai..
Bagusnya sih begitu..
Itu cara terbaik menangkal cibiran, “Ngomong gede doang.. Padahal tujuannya cuma mau pamer..”
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan