Eva menuturkan, kondisi Yesi dalam keadaan traumatik. Kesimpulan sementara itu diperoleh dari keterangan keluarga dan rekan kerja Yesi.
“Seharusnya kita berempati atas kondisi ini. Yesi seperti itu sejak ditinggal ayahnya yang meninggal dunia,” katanya.
Karena itu, ia juga mengajak masyarakat untuk bisa memaklumi peristiwa tersebut.
“Jangan dibesar-besarkan lagi, kasian keluarganya,” katanya.
4. Gaji Tidak Cukup Bayar Utang
Sebelumnya dalam video berdurasi 28 ment 37 detik, Yesi mengemukakan dirinya terlilit utang bank.
"Saya mengadakan penggalangan dana di akun Youtube saya ini karena saya mempunyai utang di bank sebesar Rp 150 juta," ungkap Yesi dalam video tersebut.
Dia mengaku tidak sanggup untuk melunasi utang tersebut. Lantaran gaji yang diterimanya hanya tersisa Rp 498.017 per bulan di Bank Sumsel Babel, Cabang Muara Dua.
"Saya kadang menerima uang kontribusi dari ruangan lain. Kadang hanya Rp 90 ribu, Rp 100 ribu, hingga pernah Rp 200 ribu, dan itu pun bukan per bulan," jelasnya.
Baca Juga: Tipu Warga hingga 1,2 Miliar, Pensiunan PNS di Aceh Ditangkap Polisi
Yesi menyebut alasanya melakukan penggalangan dana lewat media sosial, lantaran dirinya tak memiliki tempat lain untuk meminta bantuan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang
-
Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo
-
Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!
-
Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas
-
Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga