Muhammad Yunus
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:50 WIB
Dirjen Gakkum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rilke Jeffri Huwae usai bertemu Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Antrean bensin panjang di Bali terjadi akibat jangkar kapal pengangkut Pertalite tersangkut saat membongkar muatan.
  • Kementerian ESDM memastikan pembongkaran muatan selesai pada 13 Oktober sehingga stok BBM Bali kembali normal.
  • Pemerintah pusat menjamin ketersediaan dan penambahan kuota BBM di Sulawesi Selatan tetap aman bagi masyarakat.

"Jangan sampai satu SPBU habis stoknya menjadi suatu kepanikan nasional atau kepanikan di sini, seakan-akan Sulawesi Selatan itu habis. Tidak. Ini persoalan manajerial, nanti akan didorong itu," jelasnya.

Terkait keluhan antrean solar yang kerap terjadi sejak awal tahun, Rilke memastikan kebutuhan BBM masyarakat Sulsel akan tetap dipenuhi.

Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dan memeriksa ketersediaan stok serta kuota BBM di wilayah tersebut.

Kata Rilke, pemerintah tidak ingin masyarakat terpaku pada angka kuota semata karena kebutuhan BBM dapat berubah mengikuti pertumbuhan kendaraan dan aktivitas ekonomi.

Karena itu, pemenuhan kebutuhan masyarakat menjadi perhatian utama dalam pengelolaan pasokan.

"Intinya akan mengamankan ketersediaan BBM di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Kita akan pertahankan kuota, juga pertahankan stok di sini. Jadi masyarakat itu kita sampaikan bahwa tidak usah khawatir dengan angka-angka, tapi pemenuhan kebutuhan dipastikan akan dipenuhi," katanya.

Kuota BBM untuk Sulsel secara nasional juga ditambah. Apabila suatu wilayah mengalami kekurangan, pemerintah membuka kemungkinan menggeser alokasi dari wilayah lain sesuai kebutuhan.

"Secara nasional ada penambahan dan tadi ada komitmen dari tim ESDM bahwa nanti di Sulawesi Selatan dijaminkan ada kuota penambahan dan kemudian jika nanti ada kurang satu wilayah, akan digeser dari satu wilayah ke wilayah lain," tuturnya.

Meski demikian, Rilke tidak merinci besaran penambahan kuota tersebut. Ia kembali menekankan bahwa kondisi stok dan distribusi perlu dilihat secara menyeluruh sebelum menyimpulkan adanya kelangkaan BBM di suatu wilayah.

Baca Juga: Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More