- Serangan di Bandara Riyadh pada 10 Oktober 2026 menewaskan 12 orang dan melukai 309 korban jiwa.
- Penerbangan umrah dari Makassar menuju Jeddah dan Madinah pada 12 Oktober 2026 dilaporkan masih berjalan normal.
- Bandara Sultan Hasanuddin Makassar berkoordinasi dengan maskapai guna memantau perkembangan jadwal keberangkatan jemaah umrah.
Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Esa Citra mengatakan koordinasi dilakukan untuk memperoleh informasi terkini terkait kondisi penerbangan dan jadwal keberangkatan jemaah.
"Kami masih berkoordinasi dengan maskapai dan agen travel umrah. Informasi resmi akan kami sampaikan selanjutnya," ujar Esa.
Hingga kini, belum ada informasi terverifikasi yang menyatakan seluruh penerbangan dari Makassar menuju Jeddah dan Madinah ditunda atau dibatalkan akibat serangan tersebut.
Serangan di Riyadh Jadi Perhatian
Kekhawatiran calon jemaah muncul setelah adanya laporan serangan yang diduga dilancarkan kelompok Houthi di Yaman terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Inside the Haramain, akun yang melaporkan perkembangan di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, sejumlah jemaah dan pengunjung kedua masjid suci tersebut dilaporkan termasuk di antara korban serangan.
Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi sebelumnya mengonfirmasi bahwa serangan pada Sabtu, 10 Oktober 2026 menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya.
Sejumlah korban luka dilaporkan berada dalam kondisi serius.
Situasi tersebut membuat perkembangan keamanan dan operasional penerbangan di Arab Saudi terus menjadi perhatian, termasuk bagi calon jemaah umrah asal Indonesia.
Baca Juga: Berapa Biaya Haji 2027 di Kota Makassar? Lebih Mahal dari Aceh
Bagi jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat, kepastian jadwal tetap perlu dikonfirmasi langsung kepada pihak travel dan maskapai.
Informasi mengenai status penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi dan kebijakan operasional maskapai.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Penyelundupan Kuda Laut Kering Tujuan Kendari Terbongkar
-
Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan
-
Bandara Riyadh Diserang, Bagaimana Nasib Jemaah Umrah asal Makassar?
-
Menko Dudung Perintahkan Penangkapan Pemodal Penyelundupan Benih Lobster
-
Ritual Adat Santiago dan Kondisi Memprihatinkan di Makam Sultan Buton