Muhammad Yunus
Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB
Rafli (19), pemuda di kota Makassar tewas tertembak pada Minggu, 27 September 2026. Polisi masih mencari pelaku penembakan [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Rafli tewas akibat tembakan di Lorong Al Markaz Makassar pada 27 September 2026 dini hari.
  • Keluarga korban melaporkan kejadian penembakan tersebut kepada pihak kepolisian di Polsek Tallo dan Bontoala.
  • Polrestabes Makassar sedang menyelidiki bentrokan antarkelompok warga yang menyebabkan kematian korban tersebut.

SuaraSulsel.id - Rafli (19) sedang berkumpul bersama teman-temannya di sebuah lorong di dekat masjid Al Markaz, Makassar, Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 02.00 wita dini hari. Ia disebut tak mengetahui persoalan yang terjadi di sekitar lokasi.

Namun, suasana tiba-tiba berubah ketika sejumlah sepeda motor terlihat saling kejar dan masuk ke kawasan lorong.

Di tengah situasi tersebut terdengar suara tembakan. Rafli tiba-tiba terjatuh terkena peluru.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Lorong Al Markaz, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, sekitar pukul 02.00 Wita.

Berdasarkan keterangan keluarga, Nasrullah, Rafli saat itu hanya sedang berkumpul bersama teman-temannya.

Ia disebut tidak mengetahui persoalan maupun aksi kejar-kejaran yang berlangsung di sekitar lokasi.

Luka tembak mengenai punggung belakang sebelah kiri Rafli. Peluru tersebut disebut menembus hingga mengenai bagian jantung.

Rafli kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari, Kodaeral VI untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kematian Rafli menyisakan duka sekaligus pertanyaan bagi keluarganya. Mereka kini berupaya mengetahui siapa yang melepaskan tembakan hingga menyebabkan Rafli meninggal dunia.

Baca Juga: Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Nasrullah, pihak keluarga korban mengatakan keluarga telah berusaha mencari informasi mengenai kejadian tersebut.

Mereka bahkan mendatangi Polsek Tallo dan Polsek Bontoala untuk menanyakan perkembangan kasus.

Namun, menurut Nasrullah, pihak keluarga sejauh ini belum mendapatkan penjelasan yang memastikan siapa pelaku penembakan terhadap Rafli.

Polisi Selidiki Bentrokan Kandea-Bunga Eja

Kasus kematian Rafli kini ditangani Polrestabes Makassar. Polisi tengah menyelidiki bentrokan antarkelompok yang melibatkan warga Kandea dan Bunga Eja.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan penanganan bermula dari laporan warga terkait adanya gesekan antarkelompok di sekitar lokasi.

Load More