- Dinas Perhubungan Kota Makassar menerapkan rekayasa dan penutupan jalan sementara di pusat kota pada 24 hingga 30 Agustus 2026.
- Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ Nasional KORPRI VIII 2026 di Makassar dan Kabupaten Pangkep.
- Pemerintah melibatkan UMKM lokal dalam acara nasional ini untuk memperluas pasar produk dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
SuaraSulsel.id - Pengendara yang ingin melintas di sejumlah ruas jalan di pusat Kota Makassar perlu mengatur ulang perjalanannya.
Sejumlah titik jalan akan ditutup sementara sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional KORPRI VIII 2026.
Penutupan dilakukan menyusul perubahan lokasi start defile peserta MTQ Nasional KORPRI dari kawasan Benteng Rotterdam ke Jalan Slamet Riyadi atau kawasan Taman Macan.
Berdasarkan pemberitahuan Dinas Perhubungan Kota Makassar, penutupan sementara akan berlangsung pada pukul 15.00 hingga 18.00 WITA.
Pengendara yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau menghindari ruas jalan yang terdampak dan memilih jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Ada sejumlah titik yang akan mengalami rekayasa.
Pada simpang empat Jalan Hasanuddin menuju Jalan Slamet Riyadi atau Jalan Pattimura, kendaraan akan diarahkan untuk berbelok ke kanan menuju Jalan M.H. Thamrin. Pengecualian diberikan bagi kendaraan yang memang memiliki kepentingan menuju Jalan Pattimura.
Sementara di pertigaan Jalan Hasanuddin-Jalan Slamet Riyadi, kendaraan akan diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Pattimura.
Rekayasa juga diterapkan di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Kendaraan akan diarahkan untuk melakukan putar balik melalui Jalan Riburane-Jalan Penghibur.
Baca Juga: Ini Jadwal Baru Pembuangan Sampah di Kota Makassar, Wajib Diketahui Warga!
Untuk kendaraan kecil, tersedia alternatif dengan berbelok ke kiri menuju Jalan Jampea.
Sementara kendaraan yang datang dari Jalan Nusantara diarahkan terus menuju Jalan Penghibur di kawasan Benteng Rotterdam.
Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di Simpang Tugu Mandiri, Jalan Riburane, tepat di depan showroom Honda.
Kendaraan dari Jalan Nusantara diarahkan terus menuju Jalan Penghibur, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Jalan Somba Opu.
Dinas Perhubungan mengimbau pengguna jalan memperhatikan rambu dan petunjuk petugas di lapangan selama rekayasa berlangsung.
Pengendara juga disarankan mengatur waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif agar tidak terjebak antrean kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring
-
Keluarga Korban Geng Motor di Makassar Murka, Sebut Pernyataan Polrestabes 'Piti Kana-kanai'
-
Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas