- BBKK Makassar mewajibkan jemaah haji memantau kesehatan mandiri selama 21 hari setelah tiba dari Arab Saudi.
- Jemaah harus segera ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala penyakit menular dengan membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan.
- Langkah preventif ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit menular bagi 1.565 jemaah yang tiba di Makassar.
Karena itu, BBKK Makassar meminta jemaah membawa kartu tersebut apabila berobat ke puskesmas, klinik maupun rumah sakit.
Dengan adanya informasi tersebut, tenaga kesehatan dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan yang lebih cepat serta tepat sasaran.
Selain memantau kondisi tubuh, para jemaah juga diimbau tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat setelah kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Penggunaan masker saat batuk atau flu, rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan kesehatan menjadi langkah sederhana yang dinilai efektif mencegah penyebaran penyakit.
Penyuluhan kesehatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penerimaan jemaah haji Debarkasi Makassar yang tahun ini mulai menerima kepulangan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia Timur.
Hingga Rabu, 3 Juni 2026, sebanyak 1.565 jemaah haji telah kembali melalui Debarkasi Makassar.
Jumlah itu berasal dari empat kelompok terbang (kloter) dari total 16.728 jemaah yang diberangkatkan tahun ini.
Pada malam yang sama, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar menerima kepulangan Kloter 4 yang mayoritas berasal dari Kabupaten Wajo.
Kloter tersebut tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggunakan pesawat GIA 1404 pada pukul 22.11 Wita atau 19 menit lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
Baca Juga: Tradisi Unik Jemaah Haji Sidrap: Singgah di Maros Ma'bello
Sebanyak 391 jemaah dan petugas tiba bersama rombongan tersebut, terdiri dari 121 laki-laki dan 270 perempuan.
Namun satu jemaah asal Kabupaten Wajo bernama Samsu Tike (68) belum dapat kembali ke tanah air karena masih menjalani perawatan di Saudi National Hospital Makkah.
Kepala Bidang Layanan Lansia PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, Abdul Gaffar berharap para jemaah tidak hanya menjaga kesehatan fisik setelah pulang dari Tanah Suci, tetapi juga mempertahankan nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah yang dijalani selama di Tanah Suci merupakan momentum untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.
"Saat wukuf di Arafah kita beristigfar dan memohon ampunan kepada Allah. Lempar jumrah menjadi simbol membuang seluruh perbuatan buruk dalam kehidupan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa predikat haji bukan sekadar gelar yang disematkan di depan nama, melainkan amanah moral untuk terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu