- Pesawat Smart Air (PK-SNS) rute Nabire-Kaimana mendarat darurat di Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1) karena gangguan mesin.
- Pilot memutuskan kembali karena daya dorong mesin menurun drastis sehingga harus mendarat di ujung pantai landasan.
- Seluruh 13 penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi selamat; Kemenhub sedang menyelidiki lebih lanjut penyebab insiden.
SuaraSulsel.id - Kementerian Perhubungan menyatakan pesawat Smart Air tipe C208B registrasi PK-SNS rute Nabire (NBX) - Kaimana (KNG) melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, Selasa siang (27/1).
Pesawat jatuh di laut diduga karena mengalami gangguan pada mesin.
"Laporan awal yang diterima, pesawat mengalami gangguan pada engine. Kemudian Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K memutuskan Return to Base (RTB). Namun dikarenakan thrust power semakin turun, PIC memutuskan mendarat darurat di di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa dalam keterangan diterima di Jakarta.
Thrust power atau daya dorong dalam pesawat adalah gaya yang dihasilkan mesin pesawat untuk mendorong pesawat maju ke depan agar bisa bergerak, lepas landas, menanjak, dan mempertahankan kecepatan di udara.
Lukman mengatakan saat ini sedang dilakukan penarikan pesawat ke pantai.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut dan seluruh penumpang serta awak pesawat telah dievakuasi dengan selamat ke terminal bandara. Adapun total penumpang dan awak pesawat adalah 13 orang.
“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi intensif melalui UPBU Douw Aturure Nabire dengan operator penerbangan, TNI, kepolisian, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan situasi berjalan dengan aman dan terkendali,” katanya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab insiden ini.
Baca Juga: Pesawat Smart Air Jatuh di Laut, Diduga Ini Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri