- Percakapan yang awalnya biasa saja berubah menjadi bara kecil
- Tanpa aba-aba, senjata tajam itu melayang, menghantam wajah Bripka I
- Warga yang melihat panik, sebagian menjerit, sebagian lagi bergerak cepat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit
SuaraSulsel.id - Suara musik masih menggema dari sebuah kafe di kawasan Pohon Cinta, Marisa, Pohuwato, Gorontalo, Ahad dini hari (28/9/2025).
Di balik dentuman lagu yang riuh, dua sahabat sedang menikmati malam. Tak ada yang menduga, pertemuan itu justru berakhir dengan darah.
Nama mereka cukup dikenal: Iptu R dan Bripka I. Sama-sama anggota Polri, sama-sama berada di lingkaran penegak hukum.
Malam itu, mereka duduk di tempat hiburan yang tak asing bagi warga Marisa.
Namun menjelang pagi, entah bagaimana, percakapan yang awalnya biasa saja berubah menjadi bara kecil.
Sebuah kesalahpahaman—yang hingga kini belum jelas benar pemicunya—membuat keduanya terlibat pertengkaran.
Iptu R lebih dulu meninggalkan kafe. Langkahnya cepat, sorot matanya tajam. Di parkiran, ia membuka mobil dan mengeluarkan sebilah senjata tajam.
Di detik yang sama, Bripka I melangkah keluar, seolah mengejar.
Pertemuan itu terjadi di depan kafe. Saksi mata menggambarkannya singkat dan mengerikan.
Baca Juga: Perang di Makassar, Korban: Saya Telepon Polsek, Tapi..
Tanpa aba-aba, senjata tajam itu melayang, menghantam wajah Bripka I. Suara teriakan langsung pecah, musik mendadak kehilangan makna.
Wajah Bripka I tersayat, luka panjang sekitar 40 sentimeter menganga di pipi kirinya.
Darah mengucur deras, membasahi bajunya. Dalam kondisi limbung, ia berlari meminta tolong.
Warga yang melihat panik, sebagian menjerit, sebagian lagi bergerak cepat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP) Marisa.
Di sisi lain, pelaku sudah menghilang. Meninggalkan lokasi, meninggalkan korban, meninggalkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi di balik malam penuh darah itu?
Kini, Bripka I masih berjuang dengan perawatan intensif. Polisi setempat memastikan penanganan korban sekaligus menelusuri langkah hukum terhadap pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi
-
Hiromu Tanaka Tampil Beringas Saat Lumpuhkan PSM Makassar
-
Empat Tahun Memimpin, BRI Konsisten Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi
-
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel