Di setiap kunjungan, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental.
Bertemu Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Gubernur Sulsel
Usai Salat Magrib, Munafri dan Melinda Aksa mengunjungi kediaman Wali Kota Makassar periode 2014-2024, Moh Ramdhan Pomanto, di Jalan Amirullah.
Sebagai pemimpin baru, Munafri menyadari pentingnya menjaga komunikasi dengan pendahulunya untuk memastikan transisi kepemimpinan yang lancar.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab ini, keduanya berbincang mengenai berbagai hal, termasuk arah pembangunan Makassar ke depan.
Munafri menegaskan bahwa kesinambungan kepemimpinan sangat penting agar pembangunan kota tetap berjalan sesuai visi yang telah dicanangkan.
Silaturahmi ini diakhiri dengan kunjungan ke Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur.
Dalam kesempatan ini, Munafri kembali menekankan bahwa momen Idulfitri bukan sekadar perayaan.
Tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan antar pemimpin demi kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Ini Penyebab Ricuh Jamaah Salat Ied di Lapangan Karebosi Makassar
Silaturahmi, Lebih dari Sekadar Tradisi
Munafri menegaskan bahwa kunjungannya ke berbagai tokoh dan pejabat bukan sekadar bagian dari tradisi tahunan.
Tetapi juga memiliki makna strategis dalam membangun komunikasi dan kolaborasi antar lembaga.
"Kunjungan ini bukan hanya silaturahmi Idulfitri, tetapi juga bentuk penghormatan kepada pemimpin terdahulu dan mitra strategis Kota Makassar. Kita ingin memastikan bahwa seluruh elemen kepemimpinan tetap bersinergi demi mewujudkan visi Kota Makassar yang lebih maju dan sejahtera," ujar Munafri.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, juga menegaskan pentingnya peran PKK dalam mendukung program-program pemerintah.
Dengan menjaga hubungan baik dengan Forkopimda, PKK bisa lebih maksimal dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan ketahanan keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026
-
Uang Negara Rp40,75 Triliun Mengalir di Sulsel, Begini Rincian Penggunaannya
-
Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar
-
Makam Leluhur di Toraja Terbakar, Fadli Zon Murka: Biadab!
-
Saluran Air Banyak Tersumbat? Pemkot Makassar Jajal Senjata Baru dari Jepang