Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri acara PAN Jawa Tengah. [Istimewa]
Sampel diperoleh dari 1.220 responden melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertahap atau multistate random sampling.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara tatap muka oleh tenaga terlatih dengan pedoman kuesioner.
Hasil survei mendapati batas kesalahan (margin of error) plus minus 2,81 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Nilai Kinerja Gibran di Bawah 5, Prabowo Diingatkan Segera Lakukan Evaluasi
-
PKS Dorong Pileg dan Pilpres Digelar Terpisah dalam Revisi UU Pemilu
-
Partai Lain Mulai Deklarasi Prabowo 2029, PKS: Fokus Kami Sekarang Ekonomi dan Bencana
-
Prabowo Tanpa Gibran di Pilpres 2029? Akhir Drama Keluarga Solo
-
Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas