"Sudah di rumah di Toraja untuk dimakamkan," katanya.
Respons BEM Fakultas Ilmu Budaya
Ketua BEM FIB Unhas Syahril Lesbatta mengatakan kegiatan pengkaderan fakultas saat ini telah dilaksanakan 12 kali pertemuan. Selama itu, FR hanya hadir empat kali.
"Almarhumah tidak sepenuhnya mengikuti kegiatan pengkaderan yang diadakan. Hanya mengikuti beberapa agenda awal," tegas Syahril, Selasa, 15 November 2022.
Menurutnya, selama kehadirannya, FR juga hanya mengikuti kegiatan pemberian materi dan mengumpulkan tugas tertulis dua kali.
"Almarhumah diberikan kebebasan untuk menganalisis situasi kampus bersama teman-teman angkatannya yang didampingi oleh fasilitator dari panitia pelaksana. Ia tidak pernah mengikuti kegiatan tersebut dan juga tidak pernah memberikan kabar akan alasan ketidakhadirannya pada saat itu," ungkapnya.
Syahril melanjutkan FR terakhir terlihat di acara pengkaderan pada Jumat 11 November 2022. Ia sempat hadir pada tahap pengumpulan mahasiswa.
Namun, FR izin ke panitia pelaksana untuk pulang dikarenakan mengeluh sakit perut. Sejak itu, ia tidak menghadiri pengumpulan lagi hingga Minggu, 13 November 2022.
"Sehingga, beliau tidak mengikuti secara keseluruhan kegiatan pengumpulan pada hari itu. Esok harinya, Sabtu 12 November saat pengumpulan selanjutnya, almarhumah izin kembali untuk tidak mengikuti pengumpulan dengan alasan yang sama yaitu sedang tidak enak badan atau sakit. Hal yang sama terjadi pada pada pengumpulan selanjutnya, Minggu 13 November," jelasnya.
Kata Syahril, setelah kehadiran terakhirnya itu, panitia pelaksana tidak pernah lagi bersentuhan langsung dengan korban. Pihaknya juga tidak memberikan tugas tambahan untuk menutupi ketidakhadirannya.
"Maka dari itu, kami meragukan keberkaitan penyebab kematian almarhumah yang disebabkan oleh pengkaderan fakultas, seperti yang beredar di media maupun masyarakat," sebutnya.
Syahril juga mengatakan, selama pengkaderan tidak ada kekerasan ke mahasiswa. Baik secara verbal atau pun kekerasan fisik. Perpeloncoan juga tidak ada.
"Hanya materi dan evaluasi. Kalau tidak hadir ada tugas tertulis sebagai pengganti," ungkap Syahril.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel