SuaraSulsel.id - Pelaku DY diketahui sedang mengidap suatu penyakit yang sudah lama tidak sembuh. Penyakit tersebut diyakini merupakan guna-guna atau santet yang dilakukan oleh paman pelaku.
“Pelaku kemudian sakit hati. Karena mendengar perkataan dari beberapa masyarakat, korban memiliki ilmu hitam,” kata Kapolres Gorontalo, AKBP Dadang Wijaya, Selasa 4 Oktober 2022.
Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.com, pelaku kemudian melancarkan aksinya. Saat pelaku bekerja di kebun korban.
Saat ini pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban yang ditemukan di sungai. Pihaknya juga masih mencari barang bukti yang dibuang pelaku ke sungai.
DY pelaku pembunuhan di Desa Juriyah, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo tega membunuh pria paruh baya yang merupakan pamannya sendiri yakni DH.
“Diketahui korban merupakan paman dari pelaku,” kata Mantan Kapolres Boalemo itu.
Hukuman Seumur Hidup
DY pelaku penikaman seorang pria paruh baya di Desa Juriyah, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo terancam hukuman pidana seumur hidup.
Pembunuhan yang dilakukan oleh DY terhadap DH terindikasi merupakan pembunuhan berencana.
Akibat dari perbuatan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka tusukan di bagian kiri bawah ketiak korban dan di bagian bahu kiri korban.
Kapolres Gorontalo, AKBP Dadang Wijaya mengatakan pembunuhan yang dilakukan oleh DY terhadap DT sudah direncanakan.
“Pelaku melancarkan aksinya saat pelaku sedang bekerja di kebun korban,” ungkapnya.
Dadang mengatakan, pihaknya menerapkan pasal terhadap pelaku yakni pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 dengan ancaman seumur hidup atau bisa selama 20 tahun.
“Kami akan segera melakukan proses perkara untuk mempercepat kepastian hukum terhadap pelaku,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045