SuaraSulsel.id - Teka-teki orang yang akan ditunjuk menjadi penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga kini masih menjadi tanda tanya. Meski begitu, beredar pesan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, beberapa nama yang diusulkan menjadi Pj Wali Kota Kendari untuk menggantikan Sulkarnain Kadir.
Dari informasi yang dirangkum Telisik.id-jaringan Suara.com, diusulkan nama Kepala Biro Umum Kemendagri Asmawa Tosepu, Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB Nadirah Saha Nur dan mantan Sekda Kota Kendari Nahwa Umar.
Selain usulan nama dari DPRD Kota Kendari, pihak pemprov juga mengusulkan beberapa nama, yakni Kepala Biro Kesra Setda Yusmin, Kepala Dinas Kominfo Ridwan Badallah, serta Kepala Biro Umum Kemendagri, Asmawa Tosepu.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan mengungkapkan, jika sudah menyerahkan tiga nama calon Plt Wali Kota Kendari yang diusulkan ke Kemendagri.
Ia mengungkapkan hal tersebut berdasarkan surat DPRD Kota Kendari Nomor 171.1/373/2022 tertanggal 12 September 2022 yang ditandatangani langsung Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan dan ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri RI.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra Muliadi mengungkapkan, Pemprov belum menyerahkan tiga nama ke Kemendagri.
"Kami sampai hari ini belum ke Jakarta terkait pengusulan, kami masih menunggu petunjuk pimpinan terkait nama-nama yang akan diusulkan," katanya seperti dikutip Telisik.id, Rabu (14/9/2022).
Namun dipastikan, dalam waktu dekat Gubernur Ali Mazi segera mengirim usulan nama calon Pj Wali Kota Kendari kepada Kemendagri.
Hal tersebut berdasarkan petunjuk teknis, batas akhir pengusulan sampai 16 September 2022.
Baca Juga: Profil 3 Calon Pengganti Anies Baswedan Usulan DPRD sebagai Pj Gubernur DKI
Nantinya lima nama calon Plt Wali Kota Kendari yang diusulkan masing tiga nama dari DPRD Kota Kendari, Pemprov Sulut dan Kemendagri dikerucutkan menjadi tiga nama dan dirapatkan dalam sidang TPA bersama sejumlah kementerian dan lembaga.
Untuk diketahui Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir akan mengakhiri masa jabatannya pada 9 Oktober 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BRI Peduli Hadirkan Peluang Baru bagi Kelompok Usaha Wanita Lewat Komoditas Pala
-
54 Ribu Ibu Hamil di Sulsel Minum MMS Serentak, Apa Manfaatnya?
-
Tender Stadion Untia Makassar Rp350 Miliar Dibuka
-
Dipaksa Isap Vape Berisi Narkoba, Eks Santri Ini Bikin Komik 'Safe Space'
-
Apa yang Menarik Warga Berkunjung ke Pameran Dekranas di Makassar?