SuaraSulsel.id - Pengurus Dekranasda Prov Sulsel masa bakti 2018 – 2023 menggelar rapat koordinasi terkait Persiapan Rakernas dan Pameran Kriya Nusa Tahun 2022 di Baruga Pattingaloang (Rujab Gubernur) di Sungai Tangka Makassar, Selasa (6/9/2022).
Sesuai jadwal, Rakernas dan Pameran Kriya Nusa Tahun 2022 akan dilaksanakan pada tanggal 21 s/d 25 September 2022. Kegiatan yang rencananya akan bertempat di Hall A Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta ini mengangkat tema “Semangat Bertahan, Perajin Berdaya Saing” .
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh kepala dinas yang membidangi Industri di Kabupaten/Kota Se Sulsel serta panitia pameran kriya nusa Provinsi Sulsel.
Rapat ini dipimpin langsung oleh ketua harian Dekranasda Provinsi Sulsel Ahmadi Akil didampingi Adelleidah S Toreh selaku sekretaris Dekranasda Prov Sulsel dan Iffah Rafida Djafar selaku Wakil Ketua Bidang Daya Saing.
Adapun agenda pembahasan pertama pameran kriya nusa ini terkait tempat, waktu pelaksanaan serta lay out booth. Selain itu juga membahas partisipasi kabupaten kota, produk lulus kurasi, design booth Sulawesi selatan serta pembagian jadwal kab/kota.
Terkait pameran kriya nusa ini nantinya diikuti oleh beberapa kabupaten/kota yang ada di Sulawesi selatan. Dimana kabupaten Gowa dan Pare-Pare nantinya akan memiliki booth tersendiri berdampingan booth pemerintah Sulawesi Selatan yang di dalamnya bergabung beberapa kabupaten/kota diantaranya Makassar, Bantaeng, Bulukumba, Bone, Barru, Enrekang, Sidrap, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Luwu Timur, Wajo, Selayar, Luwu Utara dan Soppeng.
Adapun partisipasi kabupaten kota dalam pameran yakni dengan mengirimkan produk unggulan kerajinan yang nanti akan dikurasi oleh Tim kurasi Dekranasda Prov Sulsel.
Tahapan ini meliputi kurasi dari pewarnaan yang dipakai harus memakai pewarna alami bukan dari bahan sintesis sehingga nantinya apabila lulus kurasi maka akan dipamerkan di acara ini.
Diharapkan dengan adanya pameran Kriya Nusa ini nantinya dapat mendorong perluasan akses pasar bagi produk-produk kerajinan di Indonesia termasuk produk dari Sulawesi Selatan.
Berita Terkait
-
Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU
-
Sukses Tundukkan PSM Makassar, Bek Persib Bandung Kirim Psywar ke Persija Jakarta
-
Link Streaming dan Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar Malam Ini
-
Persib vs PSM Makassar: Igor Tolic Waspadai Kekuatan Baru Juku Eja di GBLA
-
Jadwal Super League 2026/2027 Mulai Besok: Persija Lawan Borneo FC, Persib vs PSM
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes