"Apapun itu penyebabnya entah hipotermia atau sebagainya, yang jelas terjawab teka-teki itu supaya tidak ada dugaan saling mencurigai, kita kan tidak tau. Apa lagi informasi awal pihak FKM berbeda dengan pihak petugas puskesmas (Tinggi Moncong)," katanya.
Sebelum meninggal, anaknya sempat pamit untuk berangkat mengikuti pengkaderan pada Jumat 21 Juli 2022.
Ia pun mengizinkan. Namun pada Minggu subuh, mendapat telepon bahwa anaknya sudah tiada, dan sempat curiga itu penipuan. Tapi setelah ditelpon melalui panggilan video, dia menyakini itu adalah anaknya.
Pria berlatarbelakang profesi bidang hukum ini menyatakan tidak akan memperpanjang masalah tersebut. Selama hasil pemeriksaan nanti dalam logika bahasa hukum tidak mendukung atau penyebab sakit diakibatkan hipotermia.
"Intinya saya masih menunggu hasil pemeriksaannya. Kalau misalkan ada hasilnya merupakan tindak kekerasan, kita liat saja nanti hasilnya seperti apa," kata Azis menekankan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin