SuaraSulsel.id - Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus penemuan mayat dengan kondisi tanpa kepala. Tersangkut di bebatuan pada aliran Sungai Lau Betimus, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Pancur Batu Kompol Eriyanto Ginting, Senin 18 Juli 2022.
Ia mengatakan bahwa mayat yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada Minggu (17/7).
Saat sedang memancing ikan di sungai tersebut.
Saksi mata menemukan mayat tersebut tersangkut di bebatuan pada aliran sungai tersebut dalam kondisi tubuh tanpa bagian kepala.
Saksi mata lalu menyampaikan temuan mayat tersebut kepada warga setempat yang selanjutnya dilaporkan oleh petugas Polsek Pancur Batu.
Dia menambahkan bahwa jenazah tersebut saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
"Masih diautopsi," katanya lagi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Surat Bupati Gowa Minta Mediasi Gubernur Sulsel
-
Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?
-
JPMorgan Validasi Transformasi BRI, Rekomendasi BBRI Naik Jadi Overweight
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia