SuaraSulsel.id - Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 23 unit armada. Untuk memadamkan api di Asrama Polisi Perintis, Jalan Veteran Selatan, Kota Makassar.
Rinciannya, 15 unit dari Mako Damkar, dibantu empat unit dari posko timur, dua unit Posko Malangkeri, dan dua unit dari Carester posko Ujung Tanah diperbantukan memadamkan api.
Data dari Kepala Asrama yang dihimpun tim pemadam kebakaran, jumlah yang terbakar sebanyak 36 unit rumah petak. Dngan luas objek terbakar sekitar 60x120 meter persegi. Kejadian sekitar pukul 17.00 Wita dan berhasil dikuasai pukul 18.14 Wita.
Sejauh ini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Tetapi sumber api pertama kali muncul, menurut keterangan warga setempat, berasal dari salah satu rumah warga. Pada bagian atap, lalu membesar kemudian menjalar ke bangunan rumah lainnya di asrama polisi setempat.
Saat kobaran api semakin membesar, hingga melalap rumah di sekitarnya, terdengar beberapa kali letusan, diduga salah satu rumah di asrama polisi itu menjual petasan.
Salah seorang warga asrama, Hendra menuturkan, asal api berada di rumah ujung, kemudian langsung membesar. Sejumlah warga langsung panik. Lalu bergegas menyelamatkan barang-barang berharga.
Ia mengungkapkan, asrama polisi perintis di Jalan Veteran ini paling lama, rata-rata yang berdomisili pensiunan polisi. Ada juga rumah yang jual petasan ikut terbakar.
"Tadi kejadian pas mau buka puasa, waktu-waktunya masak-masak orang. Habis semua ini. Tadi banyak suara letusan-letusan, api kemudian cepat merambat. Kita belum tahu ini mau mengungsi ke mana, intinya awal mula api dari atap rumah ujung itu," ungkapnya.
Saat ini api sudah dikendalikan, dan polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab musibah kebakaran tersebut.
Baca Juga: 36 Rumah Petak di Asrama Polisi Perintis Jalan Veteran Selatan Makassar Habis Terbakar
36 Rumah Terbakar
Sebanyak 36 unit rumah petak di wilayah Asrama Polisi (Aspol) Perintis dilalap api. Jelang waktu berbuka puasa di Jalan Veteran Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kendala saat pemadaman tidak terlalu banyak, karena lokasinya kebetulan yang terbakar di pinggir jalan raya. Cuma jenis (rumah) mudah terbakar, jadi agak cepat menyebar apinya," ujar Danton I Damkar Makassar, Andi Akbar Iksan di sela pemadaman api, Rabu petang 20 April 2022.
Mengenai penyebab kebakaran, kata dia, belum diketahui pasti, karena ada suara letusan-letusan saat proses pemadaman api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
"Penyebabnya, kita tidak tahu, entah dari petasan atau dari listrik (arus pendek). Kami belum dapat informasi," papar Akbar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring
-
Keluarga Korban Geng Motor di Makassar Murka, Sebut Pernyataan Polrestabes 'Piti Kana-kanai'
-
Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas