SuaraSulsel.id - Pelarian AN (30), pelaku kasus pemerkosaan di Kabupaten Maros berakhir. Ia ditangkap polisi setelah masuk dalam daftar pencarian orang.
Kanit PPA Polres Maros Ipda Sukarman mengatakan, pelaku sudah ditangkap setelah buron hampir tiga bulan. Korbannya, IR (13) masih duduk di bangku SMP.
"Korbannya mengalami trauma sampai sekarang. Masih pelajar," kata Sukarman, Selasa, 29 Maret 2022.
Ia mengatakan kasus ini dilaporkan sejak bulan Januari 2022 lalu. Kejadian bermula saat pelaku mendapati korban sedang berjalan sendirian di kebun.
Pelaku kemudian memutar balik kendaraannya dan berpura-pura menanyakan alamat. Karena sepi, pelaku memanfaatkan keadaan.
"Pelaku sempat mencekik leher dan menyeret korban ke semak-semak. Akibatnya ada luka di leher," tambah Sukarman.
Pelaku berhasil menjalankan aksi bejatnya memperkosa korban. Tak sampai disitu, HP dan kartu siswa milik korban juga dibawa kabur.
Kata Sukarman, korban mengalami luka robek pada organ intim dan luka di sejumlah tubuh karena dicekik dan ditarik.
Pelaku juga sempat mengancam akan membunuh korban jika dilapor ke polisi. Pelaku juga sempat kabur sehingga masuk daftar DPO.
"Pelaku kami amankan di rumahnya di Gowa setelah mendapat informasi dari warga," tukasnya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 UU nomor 17/2015 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun hingga 15 tahun penjara dan ditambah lagi dengan pasal 64 KUH Pidana tentang perbuatan berlanjut.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri
-
Pegawai PPPK Korban Ketua DPRD Bone Dibujuk 3 Hari 3 Malam
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran