SuaraSulsel.id - Bupati Mamuju Sutinah Suhardi Duka menangis. Setelah tugas tim penanganan pasca bencana gempa bumi yang dilakukan jaringan organisasi relawan Caritas Indonesia dinyatakan berakhir.
"Program penanganan bencana yang dilaksanakan jaringan Caritas Makassar dan Caritas Indonesia telah berakhir dan menandakan masyarakat Mamuju sudah bangkit kembali dari bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang terjadi pada 15 Januari 2021," kata Bupati di Mamuju, Rabu 23 Maret 2022.
Ia mengatakan, jaringan Caritas Indonesia adalah salah satu organisasi yang tergabung dalam kelompok kerja. Pada tim penanganan pasca bencana gempa bumi di Mamuju dan lebih dari satu tahun melakukan penanganan bencana di Mamuju.
"Jaringan Caritas Infonesia telah melaksanakan program rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan terdampak gempa 15 Januari 2021,
Ia mengatakan, program jaringan Caritas Indonesia telah membangun 141 hunian tetap untuk warga korban gempa di Desa Botteng dan Desa Takandeang, serta membangun satu unit gedung pendidikan anak usia dini (PAUD).
Selain itu melaksanakan program pemulihan mata pencarian berbasis komunitas di Desa Rantedoda,
Kemudian melakukan melaksanakan pembangunan dan distribusi sanitasi, dan penyediaan bahan pangan dan non pangan kepada 2000 kepala keluarga (KK) di berbagai daerah di Kabupaten Mamuju.
"Pemerintah di Mamuju sedih dan menangis serta berterima kasih atas kebersamaan dan bantuan yang diberikan pemerintah akan selalu terbuka menerima setiap bantuan untuk pembangunan Mamuju," katanya.
Ia menyampaikan selama masa pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi gempa para lembaga mitra pemerintah dalam penanganan bencana, khususnya jaringan Caritas Makassar, telah berjasa membangun Mamuju untuk bangkit kembali dari bencana
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat Tidak Berpotensi Tsunami
"Para relawan Caritas Indonwsia sudah membuktikan diri bahwa dengan tekad, semangat, dan keterbukaan, dan sudah mewujudkan persaudaraan yang terjalin erat membantu antarsesama warga Indonesia yang mengalami bencana," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September