SuaraSulsel.id - Komisi II DPR RI menetapkan lima Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI masa jabatan 2022—2027.
Nama-nama tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung.
Mereka adalah Lolly Suhenty, Puadi, Rahmat Bagja, Totok Hariyono, dan Herwyn Jefler Hielsa Malonda.
Selanjutnya, lima nama anggota Bawaslu RI itu pun akan segera diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera dilantik.
Menurut Ahmad Doli, penetapan anggota Bawaslu RI periode 2022—2027 itu telah melalui beragam pertimbangan. Terhadap kemampuan masing-masing anggota terpilih yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan.
Pertimbangan tersebut adalah kualitas, kapasitas kepemiluan, kepemimpinan, dan kemampuan dalam membangun komunikasi yang baik, berinovasi, dan kreativitas. Ada pula pertimbangan dari aspek kesehatan fisik dan mental.
Untuk lebih mengenal 5 anggota Bawaslu RI masa jabatan 2022—2027 tersebut, berikut ini ANTARA sajikan profil singkat masing-masing dari mereka.
1.Lolly Suhenty
Lolly Suhenty merupakan perempuan satu-satunya yang terpilih sebagai anggota Bawaslu RI periode 2022—2027. Saat ini dia tengah menjabat sebagai anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat serta memimpin Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga.
Sebagaimana informasi yang dimuat dalam resmi Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Lolly dilahirkan di Cianjur pada tanggal 28 Februari 1978. Ia menempuh pendidikan sarjana di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.
Selama berkuliah, Lolly diketahui aktif berorganisasi. Ia pernah menjadi pengurus Senat Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sunan Gunung Djati, Ketua Divisi Studi Gender Badan Eksekutif Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati, dan Redaktur Berita Pers Mahasiswa Suaka Sunan Gunung Djati.
Selanjutnya, pengalaman organisasi Lolly berkembang di luar kampus. Ia menjadi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandung Raya, pengurus Alimat, yakni Koordinator Divisi Dokumentasi, Informasi, dan Publikasi, serta menjadi pengurus pusat Fatayat Nahdlatul Ulama Bidang Advokasi, Politik, dan Hukum.
Terkait perjalanan karier, sebelum menggeluti dunia kepemiluan di Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Lolly Suhenty pernah menjadi Tenaga Ahli DPD RI, Sekretaris Eksekutif Kaukus Perempuan Parlemen RI, Sekretaris Eksekutif Kaukus Perempuan DPD RI, Sekretariat Nasional Divisi Kebijakan Publik Koalisi Perempuan Indonesia, dan Koordinator Presidium Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia Jawa Barat.
2.Puadi
Sebagaimana dikutip dari laman resmi Bawaslu DKI Jakarta, Puadi adalah pria kelahiran Bekasi, Jawa Barat, pada 4 Januari 1974. Saat ini dia merupakan anggota Bawaslu DKI Jakarta periode 2017—2022 sebagai Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran.
Sebelumnya, Puadi pernah menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Jakarta Barat masa jabatan 2012—2014. Pada tahun 2017, Puadi terpilih menjadi Ketua Panwaslu Kota Jakarta Barat Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Keputusan Anggota KPU-Bawaslu Sama dengan Isi Pesan Berantai, Komisi II: Hanya Kebetulan, Orang Bisa Tebak
-
Saat Fit and Proper Test, DPR Klaim Hoaks Pesan Berantai Nama Anggota Baru KPU-Bawaslu, Pengamat: Ternyata Terbukti Kan
-
Siapa Saja Anggota Bawaslu 2022-2027? Ini Daftar Namanya yang Resmi, Jangan Sampai Keliru!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi
-
Penyelundupan Kuda Laut Kering Tujuan Kendari Terbongkar
-
Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan
-
Bandara Riyadh Diserang, Bagaimana Nasib Jemaah Umrah asal Makassar?
-
Menko Dudung Perintahkan Penangkapan Pemodal Penyelundupan Benih Lobster