SuaraSulsel.id - Polres Buru sudah mengosongkan lokasi tambang emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku sejak 9 Februari 2022.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, mengatakan, sudah tidak ada lagi penambangan ilegal di sana.
"Tentunya kita berharap agar para penambang tidak kembali ke atas lagi (Gunung Botak)," ujarnya, Kamis 10 Februari 2022.
Roem mengemukakan, personel Polres Buru saat ini sedang melakukan penjagaan di lokasi Gunung Botak, di mana telah diimbau kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan di sana.
“Yang jelasnya selama ini kan di sana ada ribuan orang. Jadi, kita masih mengimbau kepada mereka agar tidak lagi naik ke atas. Tapi tentunya kalau diketahui ada naik lagi, maka kita akan mengambil tindakan hukum sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.
Ia menjelaskan, Polda Maluku masih merencanakan untuk melakukan penetapan pos penjagaan di lokasi Gunung botak, dimana perlu dibicarakan dengan aparat terkait.
“Tapi dipastikan, penambang tidak lagi akan naik ke sana,” ujar Roem.
Dia berharap, agar semua pemangku kepentingan sama-sama mau mengambil kebijakan sehingga masyarakat yang lainnya juga mendapat suatu kepastian.
“Tentunya penanganan penambang ilegal di Gunung Botak agar tidak lagi naik ke sana. Itu kita harus menempatkan pasukan di sana dalam jumlah yang banyak,” tandas Roem. (Antara)
Baca Juga: Beredar Rekaman Aksi Warga Parigi Moutong Tolak Tambang Emas: 1 Orang Tewas Kena Peluru Tajam
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo
-
BRI Ajak Nasabah Tumbuh Bersama di Tahun Kuda Api Lewat BRI Imlek Prosperity 2026
-
DPR RI Ingatkan Bahaya Pemekaran Luwu Raya: Banyak Daerah Bernasib Tragis
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Inilah Cara Aura Research Bantu Brand Pahami Opini Publik di Medsos