SuaraSulsel.id - Beredar sebuah video yang mempertontonkan beberapa orang sedang melakukan meditasi. Dengan teknik seakan – akan menjadi seorang jenazah.
Meditasi tersebut terekam dalam sebuah video unggahan di akun @fakta.sulsel, yang diakses pada Selasa (11/1/2022). Tampak beberapa orang sedang tidur dengan cara terlentang.
Lalu orang – orang tersebut ditutupi dengan kain kafan. Hanya saja tidak diikat. Tampak juga, suasana di tempat meditasi dihiasi dengan beberapa lilin yang dibakar.
Terdengar dari dalam video, musik – musik khas meditasi diputar untuk mengiringi proses meditasi ini. Dalam video, terlihat ada peserta meditasi tampak seperti kejang – kejang. Seakan merasakan ketakutan.
Di bawah postingan video ini, terdapat keterangan, “merasakan menjadi jenazah meskipun saat masih hidup. Itu salah satu teknik meditasi,” tulisnya.
Video ini pun mengundang beragam komentar dari warganet. Seperti dari akun dengan nama @aditoyscollection yang menuliskan,”ga seru ga dibakar.”
Sementara itu, akun dengan nama @malikul.hanan menuliskan, “mati aja pake magang,” katanya.
“Andai kematian bisa dilatih atau ditunda,” balas komentar tersebut dari akun @_srimaulida_
Lantas pemilik akun @malikul.hanan membalas lagi dengan mengatakan bahwa, kegiatan seperti di video ini bisa dilatih setiap malam.
Baca Juga: Sebut Habib Bahar Siap Hadapi Apapun, Aziz Yanuar: Beliau Siapkan Koper dan Kain Kafan
“Tiap malam tidur kan ya latihan mati. Kalau ditunda udah pasti nggak bisa. Tidur lagi aja yuk,” tulisnya.
Dalam meditasi ini, tampak dalam video, dilakukan secara beramai – ramai. Kurang lebih ada sekitar 50 orang yang sedang melakukan meditasi menggunakan teknik ini.
Ada juga yang mengatakan bahwa cara meditasi ini sangat menyeramkan. Padahal, masih ada cara meditasi yang lebih menyenangkan.
Hal itu diungkapkan oleh pemilik akun @irene_simak_pampang, “masih ada meditasi yang lebih baik contohnya traveling atau nonton drakor. Kalau ada yang lebih menyenangkan mengapa pilih yang menyeramkan,” tulisnya.
Kemudian komentar tersebut mendapat balasan dari akun @kata_ygtertulis, “anda salah mengartikan meditasi mbak. Meditasi itu mencoba menenangkan jiwa dan raga. Dengan cara berdiam diri di tempat yang hening dengan sedikit bunyi – bunyi yang lirih. Kalau yang mbak maksud itu liburan. Anak TK juga tau kalau liburan,” tulisnya.
Di bawah komentar tersebut, ada pula yang memberi komentar kocak. Seperti tulis komentar dari akun @00000000______oooooo_____00000, “jangan makan pakai sendok, masih ada cara lain, pakai sekop semen kalau ada yang lebih menyenangkan kenapa pilih yang biasa – biasa saja,” balasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah