SuaraSulsel.id - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melepas 1.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia pada event Gowa Run 10K 2022 di Halaman Kantor Bupati Gowa, Minggu 9 Januari 2022. Acara lari dengan ribuan peserta ini pertama digelar di tahun 2022. Saat pandemi Covid-19.
Bupati Adnan mengatakan, kegiatan Gowa Run 10K ini dilaksanakan Komunitas Gowa Runners bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa. Hal ini untuk mendukung aktivitas komunitas lari yang ada di wilayahnya, apalagi maksud dan tujuannya untuk mempromosikan potensi yang dimiliki daerah.
Ia pun menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta di Kabupaten Gowa, dengan harapan apa yang disajikan daerahnya bisa membawa kesan dan pengalaman terbaik bagi para peserta.
"Kita berharap semoga event-event ini akan terus kita laksanakan dan akan terus berlanjut di tahun-tahun yang akan datang dan semoga lebih sukses dari yang sebelumnya," ucap Adnan.
Ketua Panitia Pelaksana, Andi Imran mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan oleh Gowa Runners bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dan diikuti pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kegiatan ini diikuti 1200 peserta dan 150 peserta dari SKPD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa. Peserta bukan hanya dari Sulawesi Selatan, ada dari Kendari, Kolaka, Balikpapan, Bandung, Surabaya dan beberapa daerah lainnya," ungkapnya.
Lanjutnya, kegiatan ini bukan hanya sekedar event lari semata, akan tetapi kegiatan ini juga untuk memperkenalkan ikon di Kabupaten Gowa. Dirinya menyebutkan rute yang disiapkan melewati sejumlah ikon yang ada di Kabupaten Gowa.
"Jadi kita siapkan rute yang menuju ke ikon-ikon Gowa, seperti Makam Sultan Hasanuddin, Masjid Tua Katangka, Makam Syekh Yusuf, Balla Lompoa dan Masjid Agung Syekh Yusuf," jelasnya.
Andi Imran berharap kegiatan ini bisa kembali digelar di tahun mendatang dan semakin meningkat. Apalagi Gowa Run ini mulai digemari dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Bupati Gowa Masuk 10 Besar Bupati di Indonesia Sering Muncul di Media
"Kami berharap ini menjadi event tahunan yang diikuti Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa. Karena event yang sudah kami lakukan ini kita atas namakan Pemerintah Daerah juga," harapnya.
Salah seorang peserta Gowa Run dari Kabupaten Wajo, Ayuwidhi mengaku senang bisa ikut event di Kabupaten yang dikenal sebagai Kabupaten bersejarah ini. Menurutnya, event Gowa Run 10K sangat keren dan bikin nagih.
"Berlari di Gowa keren sekali, rutenya wow melewati tempat bersejarah di Kabupaten Gowa. Apalagi di tanjakan cinta," katanya.
Peserta dari komunitas BGS Running Club itu berharap, event Gowa Run bisa rutin digelar tiap tahunnya dengan rute yang berbeda.
"Kami dari komunitas BGS Running Club rutin ikut kegiatan seperti dan kita berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dengan rute yang lebih keren lagi," harapnya.
Terlihat kegiatan ini juga diikuti oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis, Kepala Badan Narkotika Nasional Sulawesi Selatan, Brigjen Polisi Ghiri Prawijaya, Forkopimda Kabupaten Gowa dan Para Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat